GuidePedia


FESTIVAL BUDAYA: Konjen India untuk Indonesia Mr AS Takhi dan Gubernur Sulut DR SH Sarundajang saat pres Konpers terkait pelaksanaan Festival of India in Indonesia bertempat di ruang ex WOC kemarin.(Foto:Ist)

MANADOINSIDE.COM, Untuk pertama kalinya kegiatan yang bertajuk “Festival of India in Indonesia akan berlangsung di Aula Mapalus kantor Gubernur pada 20 Februari 2015 mendatang, dalam ivent international ini negara India akan memperkenalkan budaya modern mereka melalui kesenian.
Dalam lawatan persahabatan Jumat kemarin, Konsul Jenderal (Konjen) India untuk Indonesia Mr AS Takhi di dampingi Gubernur Sulut DR SH Sarundajang bertempat di ruang ex WOC di hadapan awak media cetak dan elektronik memperkenalkan budaya India yang diawali dengan lagu yang familiar dan sempat populer di Indonesia oleh aktris Bollywood, Sharukh Khan dengan judul Kuch Kuch Hota Hai.
"Fetival budaya yang akan dilaksanakan 20 Februari nanti dan kedatangan Konjen India ke Sulut kali ini, dalam rangka menyambut ulang tahun (Anniversary) negara India sehingga mereka akan menggelar festival seni budaya berupa tarian rakyat Bhangra dari Punjab," tutur Gubernur.            
Menariknya selain akan menggelar festival budaya, kunjungan persahabatan Konsul Jenderal (Konjen) India untuk Indonesia  Mr AS Takhi di Provinsi Sulut, juga menawarkan pendidikan gratis bagi  pejabat, mahasiswa dan siswa berprestasi untuk belajar di Universitas terkemuka di negaranya. 
"Iya, wartawan juga bisa ikut dalam program beasiswa ini ke India. Dan Pemerintah India menawarkan pendidikan di Universitas ternama dan unggulan syaratnya hanya satu yaitu harus bisa berbahasa Inggris," ungkap Takhi tersebut disampaikan pada konferensi pers dengan para wartawan liputan pemprov Sulut yang dipandu Gubernur.
Tidak hanya program beasiswa, Konjen India yang berkedudukan di Bali, ini juga menawarkan kerjasama di berbagai bidang seperti membina hubungan kerjasama yang lerbih erat dengan Provinsi Sulut yang dikenal sebagai salah satu daerah teraman di Indonesia.
Misalnya membangun pelabuhan serta infrastruktur fisik lainnya, membuat Manado sebagai Ibu Kota Provinsi menjadi Smart City dengan IT yang mantap, bidang Agriculture, kerjasama Investasi untuk produk-produk turunan dari kelapa. "Termasuk investasi di bidang perikanan, kerjasama sister cities antara manado dan kota-kota di India, membuat people to people hubungan yang akrab, karena ini merupakan program pariwisata kami, agar masyarakat dunia internasional bisa memahami budaya India," jelas Takhi yang diaminkan Gubernur Sarundajang.
Turut hadir Asisten Ekbang Drs Sanny Parengkuan serta Kadis Budpar Ir Happy TR Korah MSi, Kabag Humas Drs Jahja Rondonuwu MSi, Kabag Protokol Drs Jackson Ruaw MSi, Kasubag Fasilitasi Mass Media dan Dokumentasi Drs Jhon Siby MSi serta Kasubag Penerangan dan Publikasi AY Rambing, S.Sos.(***)
 
Top