GuidePedia

Hary Tanoesoedibjo usai melantik pengurus Dewan Pimpinan Pusat Perindo di Jakarta, Kamis (7/3/2013).

Kader PDIP di Bali ramai-ramai pindah ke Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Tak tanggung-tanggung, jumlah mereka disebut-sebut mencapai ratusan kader.

Wakil Ketua DPD PDIP Bali Bidang Hukum dan HAM, I Nyoman Gde Sudiantara membenarkan hal tersebut. Menurutnya, kader yang pindah partai tak memahami platform partai dan tidak konsisten.

"Kader yang pindah partai itu mempunyai mentalitas kurang baik," kata Sudiantara, Senin, 23 Februari 2015.

Menurutnya, tak melulu menjadi anggota partai politik akan mendapat jabatan dan kekuasaan. "Masuk ke partai itu pembelajaran bagi kader untuk mematangkan diri," jelasnya. "Mereka yang ke luar, mereka yang bermental anak-anak, bermental tempe," tegasnya.

Kendati begitu, Sudiantara mengaku, partainya tak takut kehilangan kader bermental tempe. "PDIP akan mengambil sikap tegas kepada mereka. Mereka yang ke luar dari PDIP tidak akan besar," kata dia.

Meski begitu, Sudiantara mengaku, kepindahan ratusan kader itu akan menjadi bahan evaluasi bagi PDIP.  "Apakah ini kesalahan manajemen partai atau memang kadernya bermental tempe. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami," papar dia.(viva.co.id)
 
Top