GuidePedia

MANADO -- Di era digital berbagai kemudahan terus merasuki sendi-sendi kehidupan tidak terkecuali usulan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang). Wakil Gubernur Sulut DR Djouhari Kansil membuka musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang) daerah provinsi Sulut tahun 2015. Kegiatan tersebut diselenggarakan Rabu (8/4) bertempat di ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut. "Pelaksanaan Musrembang ini telah mampu memacu laju pembangunan pada berbagai sektor produktif yang berdampak pada pencapaian diantaranya pada tahun 2014 perekonomian Sulut tumbuh sebesar 6,31 persen lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,02 persen, diikuti juga dengan berbagai kemajuan lainnya," jelas Wagub. Lanjutnya pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi semua stakeholders untuk memantapkan pembangunan Sulut kedepan. "Pelaksanaan musrembang ini menjadi momentum strategis yang bertujuan untuk memantapkan rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) provinsi Sulut tahun 2016," tandasnya. Para peserta yang hadir yakni bupati, walikota, sekda se Sulut diharapkan memanfaatkan kesempatan ini untuk penajaman, penyelarasan, serta sinkronisasi dari setiap aspek pembangunan yang dituangkan dalam RPD provinsi Sulut tahun 2016, guna pencapaian target pertumbuhan ekonomi dan pembangunan. Kepala Bappeda Sulut Ir Roy Roring, Msi dalam laporan mengatakan Musrembang ini bertujuan untuk mengintegrasikan dan mensinergikan program yang diusulkan setiap daerah dan diikuti oleh 360 orang peserta. Yang menarim Roring juga menjelaskan tahun 2015 Bappenas telah memulai pelaksanaan elektronik Musrembang dimana usulan pemerintah kabupaten kota dapat dimasukan dalam portal e musrembang.bappenas.go.id. "Portal ini bertujuan untuk mempermudah setiap rencana pembangunan yang akan dilaksanakan," paparnya. Hadir dalam Musrembang tersebut Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan RI Suhatmansyah, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementrian PPN/Bappenas Dedy Supriadi Priatna, Deputi Bidang Koordinasi ESDM Menko Perekonomian Montty Giriana, Keban Geospasial Priyadi Kerdono, Direktur Pendanaan Birateral Kementrian PPN/ Bappenas Kennedy Simajuntak.(hyd)
 
Top