GuidePedia

Tim Damkar sedang berusaha menjinakkan api
Manadoinside.com Hujan Deras yang melanda Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (26/1/2017). Tidak membuat sijago merah tidak bisa beraksi.

Kejadian kebakaran terjadi di rumah warga di Desa Kauditan I Jaga VII Kecamatan Kauditan dan gudang berisikan kardus berlokasi di Desa Kolongan Tetempangan Kecamatan Kalawat.

Gudang di Desa Kolongan Tetempangan, Kecamatan Kalawat dilahap api. Pantauan  Manadoinside, meskipun hujan.

Gudang di Koltem Ludes Dilalap Si Jago Merah Gudang berisikan kardus bekas ini terbakar.

Lima unit pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam kebakaran Minut langsung turun ke lokasi dipimpin Kadis Damkar Theodorus Lumingkewas.

Petugas damkar berusaha masuk ke dalam gudang dan berusaha menjinakkan api. Diduga gudang ini terbakar diakibatkan korsleting listrik.

Kepala Jaga 7 Desa Koltem Heidy mengaku kejadian ini dimulai jam 15.30 sore, Heidy mengaku kaget melihat gudang ini tiba-tiba saja terbakar.

"Kami kaget sebab tiba-tiba saja Gudang ini sudah mulai terbakar, untunglah gudang ini sudah hampir setahun tidak lagi ada aktifitas. Isinya hanya Kardus sisa bahan jualan sebuah perusahan yang menyewa gudang sebelumnya” ujar Pala gesit ini kepada Manadoinside.com di lokasi kejadian.

Menurut informasi yang dikumpulkan, Gudang ini Milik Robby Rompis Warga Kelurahan Wanea Kota Manado tapi gudang ini disewakan kepada Titi warga Kelurahan Dendengan Dalam Manado.

Diduga  selain berisi kardus dan bahan lainnya, gudang ini juga berisi Kayu Besi yang berjumlah kurang lebih 10 kubik.

“Kayu ini dipakai untuk alas lantai, namun ada juga yang ditumpuk dibawah kardus,” aku seorang mantan security yang pernah bekerja di gudang tersebut sambil meminta namanya tidak usah disebut.

Terpisah, si jago merah nyaris menghanguskan rumah milik Keluarga Langi-Sumampouw yang berlokasi di Desa Kauditan I diwaktu yang hampir bersamaan.

Untung saja petugas pemadam kebakaran dan warga langsung menjinakkan api. Yang terbakar hanyala pada bagian atap rumah.

Kapolres Minahasa Utara, AKBP Eko Irianto mengatakan, terbakarnya rumah milik keluarga berasal dari atas atap rumah lantai  dua yang terbuat dari kayu.

"Di atas kamar yang didiami orang tua saksi yaitu ibu Nicoli Tangkudung umur 84 tahun. Untung saja beliau cepat dievakuasi warga. Api cepat dipadamkan sehingga  tidak sempat membesar dan hanya membakar atap rumah dan seng," jelas Irianto.

Dikatakannya, Total kerugian diperkirakan 10 juta. diduga terjadinya kebakaran karena korsleting.

Sementara kebakaran yang terjadi di Desa Kolongan Tetempangan, pihaknya masih menyelidiki kejadian tersebut.

"Yang pasti kita masih menyelidiki apa yang mengakibatkan terbakarnya gudang tersebut," pungkas Irianto.

Rubby Worek
 
Top