GuidePedia

Lokasi Lahan Waduk Kuwil Kawangkoan Minut


Manadoinside.com, Buntut pembagian harta warisan yang tak adil Suryati Wagiu mempolisikan tiga saudara kandungnya ke Polresta Minahasa Utara.

Sayangnya upaya laporan Wagiu belum mendapat respon. "Sejauh ini sudah saya laporkan saudara-saudara saya ke aparat kepolisian namun belum juga ada penyelesaian tentang masalah pembagian harta warisan hasil penjualan tanah keluarga kami di kompleks pembagunan waduk kuwil, " tutur Wagiu.

Pasalnya, sebagai anak sulung dari 4 orang bersaudara kandung, dirinya tak menikmati sepeserpun pembagian hasil harta warisan orang tua.

"Tindakan yang dilakukan oleh ketiga orang saudara kandung saya dalam pembagian harta warisan orang tua, sangat tidak mencerminkan ketidakadilan terhadap dirinya sebagai anak tertua dari emoat orang bersudara," bebernya.

Wagiu menceritakan hasil penjualan tanah di Lokasi pembangunan Waduk Kuwil-Kawangkoan Minahasa Utara sekira Rp1 Miliar medio September 2015 lalu, anehnya dirinya(Wagiu,red) tidak mendapat bagian sedikitpun.

"Padahal sebelumnya kami sudah musyawarah mufakat empat bersaudara yang dipimpin langsung oleh Hukum Tua Kawangkoan, Paulus Kodong hasil mufakat hasil penjualan tanah akan dibagi secara merata, tapi kenyataanya tidak terjadi sesuai kesepakatan padahal sebagai ahli waris saya juga ounya hak," tandas Wagiu.

Ia menduga, Hukum Tua Kawangkoan P Kodong terlibat sebab hasil pemufakatan yang diketahuinya tidak berjalan sesuai rencana.
"Saya orang yang tertindas hingga sempat dipukul oleh ketiga saudara saya sampai babak belur. Dan tiba giliran penandatanganan berkas pencairan, saya ditekan dan terpaksa harus tanda tangan," kisah Wagiu dengan sedih.

Ditempat terpisah Hukum Tua Kawangkoan, Paulus Kodong saat dikonfirmasi tak menampik soal kesepakatan yang dibuat. Ia mengatakan, sebenarnya sudah diatur secara damai untuk empat bersaudara tersebut namun Suryati Wagiu tidak mengindahkan hasil pertemuan dimaksud.

"Jadi saat penanda tanganan pencairan Ibu Wagiu tidak mau menandatangani dan hingga lanjut di Polres karena sudah ada pelaporan oleh Ibu Wagiu, namun ketika diundang oleh Tim Penyidik Polres Minut, yang bersangkutan tidak kunjung hadir. Padahal saat itu sudah akan dilakukan pembagian hasil pada mereka empat bersaudara," jelas Kodong.(anjas)
 
Top