GuidePedia

Manadoinside.com,Kamis, (2/2) bertempat di ruang kerjanya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Utara, Ir. Mieke Pangkong, M.Si menerima kunjungan kerja Asisten Pemerintahan & Kesra Setda Kab. Minahasa DR. Denny Mangala, M.Si, dan tim untuk berkoordinasi pembentukan Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Minahasa. Tim tersebut diantaranya,Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat & Trantibumlinmas Setda Kab. Minahasa Widiwati Rinjani, S.Sos, Kepala Bagian Humas & Protokol Setda Kab. Minahasa Drs. Moudy L. Pangerapan, MAP dan Kepala Sub Bagian Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Vinlyvia G. R. Wulus, S.IP.

Dalam pertemuan tersebut, Kadis P3A Prov Sulut Mieke Pangkong menjelaskan bahwa KLA harus dimulai dari lingkungan paling kecil yaitu keluarga, desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi selanjutnya terwujud Indonesia Layak Anak. KLA menurutnya telah dikembangkan sejak tahun 2006 dan sampai saat ini sudah terdapat kurang lebih 300 Kabupaten/Kota di Indonesia yang telah menginisiasi KLA,  namun pihaknya menyayangkan di Provinsi Sulawesi Utara ada satupun KLA.

“Dalam mewujudkan KLA intinya adalah komitmen bersama dari seluruh stakeholder, karena pada dasarnya seluruh indikator telah dilaksanakan tinggal bagaimana kita menyatukan semuanya itu," ujarnya.

Asisten Pemerintahan & Kesra Setda Kab. Minahasa DR. Denny Mangala, M.Si menyatakan kesiapan kabupaten Minahasa untuk menjadi pilot project KLA. “Kesiapan Kabupaten Minahasa sendiri telah diawali dengan deklarasi bersama Bupati/Walikota se-Provinsi Sulawesi Utara yang berkomitmen mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak di Provinsi Sulawesi Utara yang dilaksanakan pada Bulan Agustus 2016 dan dihadiri langsung oleh Bupati Minahasa Drs. Jantje W. Sajow, M.Si.”kata Mangala.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat & Trantibumlinmas Setda Kab. Minahasa Widiwati Rinjani, S.Sos menyampaikan pihaknya telah melakukan konsultasi dan koordinasi ke Pemerintah Kota Tomohon yang sudah lebih dulu melakukan beberapa tahapan pembentukan KLA,  selanjutnya akan dilakukan pembentukan gugus tugas KLA di Kabupaten Minahasa yang merupakan langkah awal dari tahapan persiapan KLA. Tahun ini juga telah dianggarkan kegiatan sosialisasi terkait pembentukan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Minahasa yang diawali dengan rapat koordinasi gugus tugas KLA.


“KLA bukan hanya program dari instansi teknis yaitu Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau Bagian Pemberdayaan Masyarakat dan Trantibumlinmas tapi merupakan program lintas sektoral yang melibatkan dan membutuhkan peranan dari berbagai instansi terkait baik dalam perencanaan maupun penganggaran oleh sebab itu gugus tugas ini akan menjelaskan siapa melakukan apa,"kata Rinjani.(angel mendur)
 
Top