GuidePedia

Wabup Minut Ir Joppi Lengkong saat memantau pelaksanaan UNKP di SMA Negeri I Likupang.

Manadoinside.com, Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di MIS dan Ujian Nasional Pensil (UNKP) yang berlangsung di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Senin (10/4) berlangsung lancar dan aman.

Wakil Bupati Minut Ir Joppi Lengkong yang mewakili Bupati Vonnie Aneke Panambunan membuka secara resmi UNKP ini di 2 tempat, masing-masing di SMA Negeri I Likupang dan SMA Negeri 1 Kauditan.

Wabup Minut saat akan melakukan teleconference dengan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE.

Di Likupang Wabup Lengkong sempat mengadakan teleconference dengan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE namun terputus oleh karena jaringan telekomunikasi yang kurang baik. Wabup Lengkong didampingi oleh Staf Khusus Bidang Informasi dan Hubmas Selfran Wungouw,SE di depan peserta mengatakan.

“Saya harap semua peserta bisa lulus dengan baik nanti, baik UNBK dan UNKP dapat lulus 100%. Awali dengan doa, kerjakan dengan tenang, jangan terburu-buru dan yakin akan apa yang sudah dipelajari selama ini,” pesan Wabup memberi semangat.


Dalam pembukaan ini Wabup didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Daerah Jarina Bkidz SE ME, Kepala Seksi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK Debby Mamangkey S.Pd MAP, Kepala Seksi Dikmen Dra Femmy Mamahit.


Sayangnya Kepala Dinas Pendidikan Minut dr Lili Lengkong yang memantau UNKP di SMA Negeri I Airmadidi bersama Kadis Perikanan dan Kelautan Ir Sadrak Tairas saat ditanya jumlah peserta UNKP tidak tahu. “Oh kalau soal jumlah peserta saya tidak tahu, itu sudah bukan tanggungjawab kami di Diknas Minut,” kelit Lili Lengkong yang notabene Kadis tempat diselenggarakannya UNKP.


Data jumlah peserta diperoleh wartawan dari Kacabdin SMA-SMK Minut Bitung Jarina Bukidz melalui Kepala Tata Usaha(KTU) Anni Allow S.Pd. Menurut Allow, khusus di Minut peserta UNKP berjumlah 1433 peserta, laki-laki 744, perempuan 684. Dari 24 sekolah. Sedangkan yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer(UNBK) hanya  Manado Independent School (MIS) Kolongan.

Sementara untuk jadwal berturut-turut  mulai Senin (10/4) sampai Kamis (13/4) dengan mata pelajaran (mapel) Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan 1 mapel pilihan. Ditanya berapa siswa yang berhalangan ikut, Anni Allow mengatakan sedang menunggu laporan,


“Kami sedang menunggu laporan dari masing-masing sekolah, kemungkinan ada tapi kami yakin sedikit yang menghadapi kendala. Itupun karena alasan yang sangat logis, misalnya sakit,” terang Allow. (*)



 
Top