GuidePedia

Kadis Perdagangan Minut Benny Mengko (tengah) saat menggelar pasar murah di Desa Kema III Kecamatan Kema.
Manadoinside.com, Menjelang perayaan Idul Fitri umat muslim yang tinggal menghitung hari, maka Pemkab Minut melalui Dinas Perdagangan Minut melakukan pengawasan terhadap peredaran produk pangan yang beredar di masyarakat.



Bahkan, tak hanya pedagang yang mendapat pengawasan, tapi juga 5 distributor pangan yang ada di Minut ikut diawasi oleh Dinas Perdagangan.


“Minut memiliki sekitar 5 distributor pangan sehingga kami pun akan mengawasi mereka agar tidak bermain curang dalam distribusi pangan menjelang perayaan hari besar Idul Fitri,” ujar Kepala Dinas Perdagangan, Benny Mengko kepada wartawan belum lama ini.


Dikatakan Mengko, pengawasan terhadap distributor pangan melibatkan pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut serta aparat kepolisian. Tak hanya itu, semua distributor pangan yang ada diminta memasukkan laporan hasil distribusi barang yang dilakukan setiap pekan berjalan.


“Jadi tak hanya pedagang di pasar tradisional yang kami awasi, tapi juga distributor barang. Sebab, jika di pihak distributor bermasalah dalam distribusi barang, maka akan berpengaruh hingga ke tingkat pedagang, baik itu berupa harga yang melonjak hingga barang yang sulit didapat,” ungkapnya.


Disisi lain, dirinya juga menghimbau kepada warga yang membeli produk pangan agar memperhatikan tanggal kadaluarsa dari barang yang dibeli. Demikian juga pelaku usaha pangan diminta untuk tidak mencampur produk berbahaya dalam makanan dan minuman yang dijual.


“Biasanya produk berbahaya seperti pewarna tekstil sering dipakai di dalam makanan berbuka puasa. Ini yang harus diwaspadai. Kita akan berkoordinasi dengan BPOM untuk melakukan pengawasan,” kunci Mengko.


Rubby Worek



                           

 
Top