GuidePedia

PERTAHANKAN WTP: Kepala Badan Keuangan Robby Parengkuan foto bersama Bupati Vonnie Anneke Panambunan usai menerima opini WTP dari BPK RI perwakilan Sulut.

Manadoinside.com, Sejak menjabat Kaban Keuangan Pemkab Minut medio 2016 lalu, Robby Parengkuan sudah ikut punya andil pada opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diganjar BPK RI perwakilan Sulit.
Berkat tangan dingin Parengkuan, dibawah kendali Bupati Vonnie Anneke Panambjnan dan Wakil Bupati Joppi Lengkong (VAP-JO), Jumat (9/6) Pemkab Minut kembali berbangga sebab 2017 ini sukses mempertahankan opini WTP menyangkut pengelolaan keuangan daerah.
Raihan opini WTP kedua kali, menunjukan kepiawaian pasangan VAP-JO mengatur skema perencanaan, pengendalian hingga pemanfaatan keuangan daerah disemua sektor pemerintahan, terutama dimasing-masing unit kerja.
Topangan keberhasilan pasangan VAP-JO mempertahankan opini WTP, tidak terlepas dari peran aktif Robby Parangkuan SH. Yah, sosok familiar ini, boleh dibilang adalah aktor di balik layar hingga daerah yang dianugerahi Gunung Klabat, mampu memertahankan capaian opini WTP tahun anggaran 2015-2016.
Sempat diragukan menjadi Kepala Badan Keuangan (BK) Minut pasca ditunjuk Bupati Vonnie Panambunan justru tak membuat Robby Parengkuan SH, bahkan cibiran itu dibuktikannya lewat kinerja, prestasi dengan menata sistem pengelolaan keuangan daerah. Termasuk menata pengelolaan aset, menggenjot penyelesaian temuan keuangan tahun-tahun sebelumnya. Hasilnya, pada 2016, Minut memecahkan mitos meraih opini WTP untuk pertama kali, sukses tersebut berlanjut hingga 2017.
“Keberhasilan ini merupakan sukses semua jajaran pemerintahan Minut. Terutama Bupati Vonnie Panambunan dan Wabup Ir Joppi Lengkong, dalam mengarahkan roda pemerintahan daerah. Saya hanya menjalankan tugas sesuai tupoksi, serta menggelola ‘dapur’ keuangan secara maksimal berdasarkan data dan pemanfaatannya,” beber Parengkuan.
Lanjut, mantan Kepala Inspektorat Minut ini, capaian opini WTP bukan berarti semua unsur pemerintahan berpuas diri atas kinerja. Raihan ini merupakan tugas berat ke depan bagi seluruh jajaran pemerintahan Minut, dalam membangun sistem pengelolaan keuangan lebih baik lagi. Diantaranya me menyajikan laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) dan akuntabel.
“Misalnya, mengatur pengelolaan kas, persediaan, investasi permanen dan nonpermanen, serta pengelolaan aset secara memadai. Opini WTP bukan diperoleh secara instans, tetapi lewat proses terstruktur dengan mengedepankan pembenahan fungsi dan sistem pengendalian intern,” bebernya.

Kedepan, Parengkuan mengatakan, tantangan mempertahankan WTP lebih berat namun solidaritas kerja seluruh perangkat daerah yang dipimpin pasangan VAP-JO mampu menunjukan komitmen semua dalam menciptakan tata kelola keuangan berdasarkan SAP.
“Ini merupakan keberahasilan bersama, semoga ke depan kesolidan seluruh jajaran PD bisa terbangun dengan baik, hingga capaian WTP tetap dipertahankan,” tutupnya dengan nada merendah. (***)



 
Top