GuidePedia

Manadoinside.com, - BPJS Ketenagakerjaan bekerjasama dengan Gempita Kota Bitung dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Ranowulu menggelar sosialisasi program Jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja disektor informal, Rabu (9/5/2018).

Pekerja sektor informal yang di sasar kali ini oleh BPJS Ketenagakerjaan adalah para petani dan buruh tani yang berada di Kecamatan Ranowulu, khususnya di Kelurahan Kumersot.

Menurut Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) BPJS Ketenagakerjaan Kota Bitung Andi Fajar, sektor pekerja informal masih sangat banyak yang belum masuk didalam program BPJS Ketenagakerjaan dan mereka membutuhkan perlindungan sosial.

" Petani dan buruh tani harus dilindungi dengan program sosial dari BPJS Ketenagakerjaan. Karena, pekerjaan mereka sangat beresiko mengalami kecelakaan kerja," jelasnya.

Selain itu, Fajar sapaan akrab pimpinan BPJS Ketenagakerjaan asal Makassar ini juga menambahkan, dengan setoran setiap bulan yang sangat kecil, pekerja disektor informal tidak akan kesulitan untuk menjadi peserta didalam program ini.

" Dengan setoran 16.800 Rupiah perbulan, saya pikir petani dan buruh tani sangat mampu untuk menjadi peserta. Dan dengan setoran sekecil itu, BPJS Ketenagakerjaan sudah memgcover perlindungan kecelakaan kerja dan kematian disaat sedang bekerja. Bahkan kami mengcover seluruh biaya pengobatan peserta yang mengalami kecelakaan saat bekerja tanpa batas alias unlimited berapa pun biaya perawatannya," tandas Fajar yang didampingi oleh Ketua LPM Kecamatan Ranowulu yang juga Sekretaris Gempita Kota Bitung Henry Somba.(AL)
 
Top