GuidePedia

Manadoinside.com, Brigade Manguni Indonesia (BMI) Minahasa Utara meminta Aparat Penegak Hukum (APH) agar dapat transparan dalam penaganan kasus yang ada di Kabupaten Minut ini.
Hal tersebut diungkapakan Panglima BMI Nouke Paat melaui Sekretaris BMI Minut Tommi Rotty kepada sejumlah wartawan.

Menurut Rotty, APH mulai dari Kepolisian hingga ke Kejaksaan harusnya transparan dalam penanganan kasus, baik Korupsi, pemalsuan, bahkan penipuan, apalagi kasus tersebut dengan tersangka yang merupakan pejabat di pemerintahan.

"Memang selama ini untuk kasus kriminal seperti pembunuhan dan kekerasan juga beberapa kasus lain memang sangat transparan, tetapi untuk beberapa kasus yang melibatkan pejabat, kami menilai sangat tidak transparan, " beber Rotty.

Lanjutnya, harusnya keterbukaan informasi ke publik sangat dibutuhkan. "Jangan seakan-akan ada yang disembunyikan atau ditutup-tutupi. Kami juga berharap bagi masyarakat yang menginginkan informasi terkait penanganan kasus bisa dilayani oleh APH terkait dan jangan sebaliknya masyarakat tidak dilayani dan bahkan di 'Pimpong' sana ini, " sembur Rotty.

Ditambahkan Rotty saat ini BMI Minut juga sedang memantau dua kasus yang menjerat dua Hukumtua yang ada di Kabupaten Minut yaitu pemalsuan dokumen tanah dengan tersangka Hukumtua Paslaten, Kecamatan Kauditan, dan masalah tanah di pintu tol dengan tersangka Hukumtua Maumbi, Kecamatan Kalawat.

"Kami berharap APH dapat menagani kasus ini dengan transparan dan jangan ditutup-tutupi, jika kami mendapati bukti adanya indikasi 'kongkalikong' dalam penanganan kasus ini, kami tidak akan berpikir panjang untuk sesegera mungkin beramai-ramai mendatangi kantor kedua lembaga pemerintahan ini. Jadi tolong pimpinan yang ada di Kepolisian maupun Kejaksaan untuk mengambil sikap terhadap stafnya. Inikan negara hukum semua orang yg ada di Republik ini sama di mata hukum. Hal ini juga kami tau merupakan perintah dan selalu didengung-dengungkan oleh Presiden Joko Widodo. Masa APH didaerah segan untuk bertindak seperti apa yg sering dikatakan oleh Pak Presiden, Ada apa sebenarnya dibalik semua ini?," tutup Rotty dengan penuh tanda tanya. (Randy)
 
Top