GuidePedia



Situasi Simulasi Peragaan Sistem Pengamanan Kota di Mapolres Minut, Rabu (13/3) pagi.
Manadoinside.com, Tidak puas dengan kekalahan calon yang didukung, ratusan warga menuntut Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengulang melakukan pencoblosan dan penghitungan ulang kartu suara. Mereka menuduh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) berbuat curang, sehingga idola mereka kalah.

Namun tentu saja tuntutan mereka tidak bisa dikabulkan, karena apa yang dilaksanakan sesuai aturan yang ada. Hal itu membuat ratusan pengunjuk rasa makin beringas, sehingga “bentrokan” antara pengunjuk rasa dengan pasukan pengendali masa tidak terelakkan. Namun amukan masa dalam waktu singkat berhasil diredam, setela polisi menembakkan water canon dan gas air mata.

Unjuk rasa tersebut merupakan Simulasi Peragaan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang diperankan oleh anggota personel Polres Minut dalam rangka Pilpres dan Pileg 17 April 2019 mendatang, yang digelar di halaman Mapolres Minut, Rabu (13/3/2019)  siang tadi.

Kapolres Minahasa Utara (Minut) AKBP Jefri Ronald Parulian Siagian SIK, MSi mengatakan, SispamKota ini merupakan tahapan rangkaian kegiatan dari Mabes Polri yang diteruskan ke jajaran untuk pola pengamanan Pileg dan Pilpres.

"Dari semua rangkaian tadi, tujuannya untuk melihat sejauh mana kesiapan Polres Minut dalam menghadapi situasi dan kondisi nantinya saat Pileg dan Pilpres,” ujar Kapolres.

Ditambahkannya, pada puncak hari ‘H’ Pemilu nanti, Polda Sulut akan menurunkan sebanyak 160 personel KBO dan personel TNI untuk membantu pengamanan.

"Kalau untuk penambahan anggota, jelas pada hari ‘H’ nanti, kita mendapatkan BKO dari Polda 160 personil, demikian juga nanti kita dapat BKO dari rekan-rekan TNI,” beber Kapolres.

Dalam Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Ir Jimmy Kuhu MA, Ketua DPRD Minut Berty Kapoyos, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Kusnandar Hidayat S. Sos, Kajari Minut Rustiningsih SH. MSi, pejabat dan anggota jajaran Polres Minut, Bawaslu Minut, KPU Minut, anggota Kodim 1310/Bitung serta warga masyarakat yang ikut ambil bagian dalam kegiatan SispamKota itu. (Randy)
 
Top