KPUD Boltim Kekueh Dana  Pilkada Capai 30,9 M
Cari Berita

Advertisement

KPUD Boltim Kekueh Dana  Pilkada Capai 30,9 M

Sabtu, 21 September 2019

TAPD Patok Hanya 13 Miliar 


(Ki-ka) Jamal Rahman dan Arfan Palima

BOLTIM -- Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Boltim mematok anggaran sekira Rp13 Miliar untuk pelaksanaan pesta demokrasi pemeilihan kepala daerah yang akan digelar serentak 2020 mendatang.


Menurut, sekertaris KPU Boltim Arfan Palima pada rapat sebelumnya antara KPUD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Boltim, KPU telah memaparkan standar kebutuhan pendanaan kegiatan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Boltim, total anggarannya sebesar Rp30,9 miliar. 


"Jadi pada saat itu pihak TAPD mematok angka 13 miliar untuk alokasi anggaran KPU Boltim. Setelah itu, KPU membahas ulang dalam rapat pleno, dimana dana13 miliar yang di tawarkan TAPD tidak bisa mencukupi kebutuhan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang diharapkan oleh KPU Boltim," tutur Arfan.


Alasanya, pemelihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 dipastikan akan dimulai pada 30 Sepetember 2019, maka KPU Boltim merencanakan anggaran pemilihan kepala daerah sebesar Rp30,9  M.


Lanjut Arfan,  jika ingin mensosialisasikan anggaran pilkada harus ada Parameter yang paling dekat yaitu pemilihan legislatif (Pileg) yang baru saja di laksanakan beberapa bulan lalu yang  menghasilkan 20 Angota DPRD Boltim dimana anggarannya mencapai Rp28,7 M  dan itu bersumber dari APBN bukan APBD Boltim. 


"Jadi, anggaran 28,7 M, itupun oleh KPU RI yang menyediakan surat suara kotak dan bilik suara.  Nah untuk penyusunan anggaran KPU memiliki pegangan regulasi yang ditentukan baik dari kementerian dalam negeri, kementerian keuangan maupun regulasi dari KPU sendiri, KPU Boltim sudah beberapa kali mengikuti bimtek dan rakor tentang penyusunan rencana kegiatan pilkada tahun 2020," bebernya.


Tentu saja ada aturan yang agak berbeda dengan penyelenggaraan pilkada sebelumnya. Sehingga jika tidak sesuai dengan perencanaan yang baik, bisa mempengaruhi kualitas pelaksanaan pesta demokrasi.

"KPU banyak disorot tentu saja sorotan itu menjadi dasar kami untuk merencanakan, hal yang di harapkan oleh masyarakat, “ jelasnya, kepada awak media.


Lanjutnya, untuk estimasi anggaran KPUD siap paparkan ke publik apa saja komponen belanja dan besarannya untuk semua tahapan mulai dari awal sampai dengan akhir.

“Rencana Kerja Anggaran (RKA) kami akan umumkan di publik sebagai wujud transparansi penganggaran di KPU Boltim karena itu bukan dokumen rahasia, jadi kami siap paparkan dan umumkan,“ katanya.


Senada, ketua KPU Boltim Jamal Rahman mengatakan rencana anggaran Pilkada sudah dilaksanakan berdasarkan regulasi bukan keinginan.


“Dalam rancangan kami anggaran pilkada Boltim Rp30,9 miliar, angggaran itu untuk 23 item pembiayaan. Dan besaran biaya disesuaikan dengan standar satuan harga daerah,“ jelasnya.

“KPU berharap, pada pembahasan selanjutnya hari Jumat depan, tanggal 27 September, antara KPU dengan TAPD mendapatkan kesepakatan berasama sehingga anggaran pilkada bisa sesuai dengan usulan yang tercantum dalam 23 item untuk tahapan pilkada 2020 nanti. Pungkas Jamal.(yudi)