PDI Perjuangan Target Sapu Bersih AKD, Nasdem, Golkar dan PKB Terancam Tak Kebagian Kue
Cari Berita

Advertisement

PDI Perjuangan Target Sapu Bersih AKD, Nasdem, Golkar dan PKB Terancam Tak Kebagian Kue

Senin, 09 September 2019

KOALISI AKD: Ucapan karangan bunga saat pelantikan dewan periode 2019-2024 dari fraksi Demokrat dan Klabat dan komitmen bersama Fraksi PDI Perjungan
MINUT -- Peta politik di DPRD Minut langsung panas usai pelantikan 30 anggota DPRD Minahasa Utara (Minut) periode 2019-2024), Senin (9/09). Koalisi Partai Nasden, Golkar dan PKB di DPRD Minut terancam tak kebagian kue di perebutan Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Buktinya, pengisian komposisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPRD Minahasa Utara (Minut) diklaim akan diambil alih (sapu bersih) oleh Fraksi PDI Perjuangan.

Klaim ini bukanya tak berdasar sebab modal untuk mendapatkan semua AKD di DPRD, yang terdiri dari tiga Komisi, dan dua badan itu jelas, dengan merapatnya Fraksi Demokrat dan fraksi Klabat dengan fraksi PDI Perjuangan.


"Fraksi Demokrat dan Fraksi Klabat ini sudah bergabung dengan kami di Fraksi PDI Perjuangan, dan target kami adalah merebut semu unsur pimpinan pada AKD di DPRD," tutur ketua DPRD Minut periode 2014-2019.


Pemandangan, menarik memang sudah tersaji di bagian depan loby kantor DPRD Minahasa Utara (Minut).
Dimana saat pelantikan dan pengambilan sumpah 30 anggota DPRD periode 2019-2024, terlihat karangan bunga dari Fraksi Demokrat dan Fraksi Klabat terpampang jelas sudah mengucapkan selamat kepada Denny Lolong S.Sos (PDI P) yang terpilih sebagai ketua DPRD Minut.

Karangan bunga kedua fraksi tersebut seperti mengisyaratkan dimana arah politik yang akan mereka pilih dalam mengawal aspirasi rakyat hingga lima tahun kedepan. Bahkan diperkuat dengan foto bersama antara personil Fraksi Klabat dengan ketua DPD PDI Perjuangan Denny Lolong dengan menunjukan selembar surat komitmen.


Dalam segi jumlah, Delon, sapaan akrabnya mengatakan bahwa Fraksi Demokrat yang memiliki 4 kursi ditambah Fraksi Klabat 7 kursi plus Fraksi PDI Perjuangan 9 kursi totalnya menjadi 20 kursi. Hal ini berbanding terbalik dengan koalisi Partai Nasdem (5 kursi), Partai Golkar (4 kursi) dan PKB (1 kursi), total 10 kursi.


"Dengan koalisi ini kita pastikan akan merebut semu komposisi pimpinam AKD yang terdiri dari tiga komisi dan dua badan," tandas Delon.

Sementara itu, ketua DPD II PG Minut Drs Denny Wowiling tak patah arang bahkan ia optimia komposisi AKD masih akan bergerak dinamia.

"Posesnya masih sementara berjalan, ibarat bumi yang berputar dia masih berjalan pada porosnya. Kita lihat saja nanti karena perkembanganya seperti apa sebab politik itu setiap saat berubah karena dia dinamis," ujar ketua DPC DPD II PG Minut yang meraih empat kursi di Dewan.

Gayung bersambut ketua PKB Minut Sarhan yang juga caleg terpilih periode 2019-2014, yang menjadi satu-satunya partai non fraksi yang tidak masuk dalam Fraksi Klabat yang merupakan gabungan partai yang tak miliki fraksi utuh. Bahkan dirinya mengaku tak gentar dengan ancaman PDI Perjuangan yang akan menyapu bersih komposisi AKD.

"Nggak pengaruh, sebab proses pembentukan AKD ini juga belum dilaksanakan kita lihat saja nanti," kelitnya.(ayi)