Penindakan Ops Patuh Didominasi Pelanggaran Kelengkapan Kendaraan Bermortor
Cari Berita

Advertisement

Penindakan Ops Patuh Didominasi Pelanggaran Kelengkapan Kendaraan Bermortor

Minggu, 08 September 2019

AKP RN Pardede
MINUT -- Polres Minahasa Utara melalui Satuan Lalu Lintas terus menyasar penggunaan kendaraan bermotor yang melanggar ketentuan berlalu lintas.

Memasuki hari ke-10, gelaran operasi Patuh yang dimulai sejak  29 Agustus dan akan berakhir  pada 11 September 2019, nanti.

Operasi Patuh, yang digelar di Jalan Worang By Pass, pada Sabtu (7/09), yang berakhir 22:30 malam, Sat lantas Polres Minut berhasil menjaring pelanggar lalu lintas yang didominasi oleh pelanggaran kelengkapan surat atau dikumen kendaraan yang tak lengkap.

"Dari hasil operasi Patuh kami tadi malam yang paling banyak ditindak adalah pengguna kendaraan yang surat-suratnya tidak lengkap dianataranya SIM yang sudah tidak berlaku dan STNK tidak sah," ujat Kasat Lantas AKP RN Pardede.

Ia mengingatkan, agar para pengendara melengkapi semua dokumen terkait kendaraan yang dikendarai di jalanan. Kasat Lantas menginformasikan bahwa sasaran pelaksanaan Operasi Patuh Samrat 2019 ini diprioritaskan terhadap tujuh prioritas pelanggaran lalu lintas yaitu sebagai berikut:

1). Pengendara roda dua (R2) yang tidak
menggunakan helm standar;

2). Pengemudi kendaraan roda empat (R4)
atau lebih yang tidak menggunakan
sabuk keselamatan (safety belt);

3). Melebihi batas kecepatan;

4). Berkendara dalam pengaruh alkohol
(mabuk);

5). Pengendara kendaraan bermotor masih
di bawah umur;

6). Menggunakan HP saat mengemudikan
kendaraan bermotor;

7). Melawan arus;



"Tujuan dari operasi Patuh ini meminimalisir  terhadap rawan kecelakaan lalu lintas dan macet, terciptanya rasa aman dan nyaman bagi pengendara di jalanan," tandasnya.

Data penindakan yang berhasil dirangkum dari Operasi Patuh 7 September 2019 terdiri dari, SIM = 14, STNK = 11, Ranmor R4+ = 4, Ranmor R2 = 10, Teuran = Nihil.


Kegiatan Operasi Patuh Samrat 2019 yang berakhir pukul 22.30 Wita, berjalan aman dan terkendali. Dimana menurut Pardede,  pelaksanaan Operasi Patuh Samrat 2019 kali ini sasaranya yaitu meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya,  meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

"Target lainya juga menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, dan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib berlalu lintas," pungkas Kasat Lantas AKP RN Pardede.(ayi)