Sudah 6 Bulan Pelunasan Sertifikat Rumah Belum Keluar Debitur Kecewa Dengan Pelayanan BTN Manado
Cari Berita

Advertisement

Sudah 6 Bulan Pelunasan Sertifikat Rumah Belum Keluar Debitur Kecewa Dengan Pelayanan BTN Manado

Jumat, 13 September 2019

MINUT -- Debitur Perumahan Villa Mutiar Blok D 2 Nomor 19. Paniki Atas Kecamatan Talawaan Kabupaten Minahasa Utara, keluhkan soal pelayanan dari BTN Cabang Manado.


Pasalnya, pemilik rumah BTN atas nama Amirudin Anuna, yang sudah melunasi pembayaran kredit sesuai dalam perjanjian kontrak. Namun sertifikat hingga jelang enam bulan pada medio September 2019 ini setelah sertifikat rumah masih belum diberikan oleh pihak BTN?.

"Kontraknya 10 tahun, dan saya mulai kontrak pada bulan September tahun 2009 dan masa berakhir kontrak September 2019. Namun sebelum September saya sudah lunasi, itu tanggal 8 April lalu, jadi sudah Enam bulan lalu saya lunasi. Tapi kok sertifikatnya belum keluar sampai skarang," kata istri Pemilik Rumah BTN Nurlaila Tarore kepada wartawan dengan ekspresi wajah kecewa.

Sebagai debitur, Dia sangat kecewa dengan sikap pelayanan yang diberikan pihak BTN Cabang Manado.

"Pihak BTN katakan ke kami pada saat penulasan rumah seminggu kemudian sudah kami terima sertifikatnya. Tapi sampai skarang belum diberikan sertifikatnya, pihak BTN  terus berjanji kepada kami. Janjinya dalam waktu sudah ada dan kata-kata seperti ini berulang-ulang kali mereka katakan ke kami saat ditanya kapan sertifikat rumah dikeluarkan, dan janji mereka ini sudah hampir enam bulan terakhir ini setelah pelunasan," urainya.

Sambungnya, sebagai debitur juga  kecewa ketidak jelasan pemberian sertifikat rumah oleh BTN.

"Bayangkan jarak dari rumah ke kantor cabang BTN yang ada di Manado sekira 20 kilo meter. Waktu dan energi yang banyak harus kami keluarkan untuk mengurus apa yang telah menjadi hak kami, belum lagi uang yang kami keluarkan untuk pembiayaan transportasi kesana kemari untuk mengurus sertifikat yang terus mereka janjikan itu, kalau begini urusannya. Kami sebagai debitur sangat kecewa dengan pelayanan BTN padahal sertifikat itu sudah menjadi hak kami sebaggai debitur yang telah melunasi kredit perumahan," tukasnya.(ayi)