Belum Usul Pengganti Kumtua Yang Pensiun, Anggota BPD Sarawet Sorot Kinerja Camat Liktim
Cari Berita

Advertisement

Belum Usul Pengganti Kumtua Yang Pensiun, Anggota BPD Sarawet Sorot Kinerja Camat Liktim

Jumat, 04 Oktober 2019

(Ki-ka) Stanly Tunas dan Vandy Posumah
MINUT -- Anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) desa Sarawet menyorot tajam kinerja Camat Likupang Timur, Vandy Posumah SSTP yang terkesan membiarkan terjadinya kevakuman pemerintahan desa.

"Perda Nomor 3 tahun 2015 tentang desa, jelas menyebutkan bahwa pejabat Hukum Tua yang diangkat dari PNS atau ASN yang sudah pensiun harus diganti dan diusulkan oleh Camat.

Jadi pejabat kuntua yang telah pensiun otomatis harus diganti dan camat harus harusnya sudah mengusulkan pergantianya sebelum pejabat penisun, sayang itu tidak lakukan sehingga desa Sarawet terjadi kevakuman pemerintahan," ujar Tunas.

Ia menjelaskan, bahwa terhitung 1 Oktober Penjabat Kumtua, Lawrensius Woi yang ditugaskan sebagai Penjabat di desa Sarawet sudah pensiun dari masa tugas sebagai abdi negara ASN. Nah otororitas pemerintah setempat dalam hal ini Camat terkesan melakukan pembiaran atas kekosongan pemerintahan di desa Sarawet.


"Padahal saat ini desa Sarawet juga sedang dalam persiapan pemilihan Kumtua periode baru yang akan digelar serentak medio November 2019 nanti.


Sementara itu, terhitung 1 Oktober di desa kami ini sudah tak lagi memiliki penjabat Kumtua," tukas Tunas di kantor gedung Bumdes Sarawet di hadapan awak media yang sedang meliput pendaftaran Calon Kumtua Sarawet.


Ironisnya, Camat Liktim Vandy Posumah STTP justru bergeming. Bahkan Posumah balik bertanya kepada soal aturan mana yang dipakai sehingga menyebutkan desa Sarawet telah terjadi kevakuman pemerintahan karena penjabatnya telah pensiun saat wartawan mengkonfirmasi kevakuman pemerintahan desa Sarawet.

"Selama belum ada pergantaian berarti jabatan kumtua masih dipegang oleh pejabat sebelumnya.

Aturan mana yang kalian pakai sehingga mengatakan terjadi kekosongan," sela Posumah ketika dikonfirmasi terkait penjabat Kumtua yang telah pensiun, sembari bertanya keberadaan wartawan mengkonfirmasi ini.

Posumah bahkan dengan nada arogan via Hp selulernya mempertanyakan keberadaan awak media yang sedang meliput pendaftaran calon Kumtua di desa Sarawet yang dibuka di kantor Bumdes.

"Ada ba apa so ngoni di Bumdes (sedang apa kalian Di kantor Bumdes), nanti ketemu di kantor kecamatan untuk konfirmasi. Tapi sekarang sudah bukan  jam kantor," kelit P9osumah, padahal Kamis, (3/10) kemarin awak media yang ingin mendapaat kejelasan terkait kevakman desa Sarawet waktunya baru menunjukkan Pukul 16:30 sore.(ayi)