Gubernur OD, Masih Dibutuhkan Warga Sulut
Cari Berita

Advertisement

Gubernur OD, Masih Dibutuhkan Warga Sulut

Jumat, 18 Oktober 2019

Husen Tuahuns
MINUT -- Ketua Baitul Muslimin Minahasa Utara Husen Tuahuns angkat bicara menyusul rumor santer terdengar masuknya nama Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam bursa kabinet kerja jilid II Presiden Ir Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin periode 2019-2024.

Menurut Tuhuns, Gubernur OD, merupakan figur yang masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat Sulawesi Utara (Sulut), sehingga keberadaanya di pucuk pimpinan gedung putih masih belum bisa tergantikan dengan figur manapun.

"Iya harus diakui kemajuan Sulut di tangan pak Olly Dodokambey saat ini penuh dengan gebrakan besar sehingga keberadaanya untuk membangun Bumi Nyiur Melambai masih sangat perlu dan masyarakat Sulut masih tergantung pada beliau.

Jika beliau pergi saat ini untuk menjadi menteri sementara masyarakat masih membutuhkany seperti ada yang mengganjal, apalagi kontrak pak Olly dengan masyarakat Sulut baru akan berakhir nanti 2021 mendatang," ujar Tuahuns.

Sebagai anak daerah yang memiliki kader gemilang di pentas politik nasional, menurut Tuahuns, Olly Dondokambey, merupakan aset berharga bagi warga Sulut.

Sehingga masuknya nama beliau dalam bursa kabinet yang akan segera dilantik bersamaan dengan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Minggu, (20/10) menjadi kebanggan bagi seluruh warga Sulut.

"Atas nama masyarakat kami berharap agar pak Gubernur masih bisa melanjutkan kepemimpinanya di sisa waktu masa jabatan hingga 2021. Sebab, sebagai putra terbaik bangsa masyarakat Sulut masih membutuhkan belaian dan sentuhan pembanguna lewat tangan pak Olly Dondokambey.

Sebaik-baik jabatan di luar masih lebih baik tentunya jabatan di daerah sendiri dan berguna bagi masarakat Sulut," papar Tuahuns.

Ia menambahkan, agar supaya Gubernur Olly Dondomambey mempertimbangkan kembali untuk tetap menjalankan roda pemerintahan di Sulawesi Utara sampai batas akhir periode.

"Akan menjadi kenganggan bagi masyarakat Sulawesi Utara jika pak Gubernur tetap bekerja dan membangun Sulut hingga akhir masa jabatan bersama Wakil Gubernur Steven Kandouw," pungkas Tuahuns.(ayi)