Ingin Jadi 'Babu' Rakyat, Oknum Wartawan Lirik Kursi Kumtua Di Pilhut
Cari Berita

Advertisement

Ingin Jadi 'Babu' Rakyat, Oknum Wartawan Lirik Kursi Kumtua Di Pilhut

Jumat, 04 Oktober 2019

Ronni Assa saat mendaftar sebagai calon Kumtua Desa Sarawet diterima panitia Pilhut disaksikan anggota BPD Stanly Tunas
MINUT -- Ronni Assa (44), lelaki paruh baya dari Rasaan yang keseharian meliput berita di wilayah Minahasa Utara (Minut), akhirnya memutuskan karir terjun bertarung di Pilhut menjadi 'babu' rakyat untuk kursi Hukum Tua desa Sarawet, kecamatan Likupang Timur (Liktim).

Mengusung visi misi menjadikan desa Sarawet sebagai wisata pohon Mangrove, Ronni saapan akrabnya didampingi sekira 10 kolega se-profesi di dunia wartawan resmi masuk bursa Pilhut yang akan di helat medio Desember 2019 mendatang.


Masuk dengan nomor urut daftar calon 09, membuat optimisme Ronni untuk menjadi orang nomor satu di desa Sarawet lewat tarung di Pilhut desa Sarawet kian percaya diri.

Memilih hari pendaftaranya tepat di hari ulang tahunya ke-44, Kamis (03/10) memotivasi diri menjadi peruntungan tersendiri baginya.

Bahkan, suami tercinta Yunice Mantjari (34),  sesumbar bisa merebut sebagian besar hati pemilih dari warga Sarawet yang berjumlah sekira 700an pemilih.

"Selain ingin mengabdi dan menjadi pelayan rakyat saya akan menjadikan desa Sarawet ini menjadi lokasi tujuan wisata Mangrove. Dan saya bercita-cita menjadikan warga desa Sarawet makmur dan sejahtera di sektor ekonomi dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang sudah tesedia di Sarawet," janji Ronni Assa yang sudah dikaruniahi putra-putri Vanezia Azzurri, Virginia Adonia, Vernando Alexander dan Vederico Abraham.


Sementara Ketua Panitia Pilhut Sarawet, Noldi Rawung melalui Bendhara panitia pemilihan Gamar Mardiah SPd dan turut disaksikan anggota BPD, Stanly Tunas SPd, menerima pendaftaran Bacalon Kumtua Ronni Assa.

"Iya pendaftaran pak Ronni sebagai calon Kumtua sudah kami terima secara resmi dan beliau adalah calon  yang kesembilan yang secara resmi mendaftar.


Setelah pendaftaran ini masih akan ada tahapan selanjutnya yakni pemasukan berkas, dan jika lolos administratif maka calon akan  lanjut dalam tahapan berikut," tutur Mardiah.

Data yang dirangkum media ini sedikitnya desa sarawet memiliki sekira 700an pemilih aktif, sebab menurut Mardiah, jumlah pendaftar balon Kumtua masih akan bertambah.

"Bisa jadi jumlah calon kuntua ini masih akan bertambah namun ang akan ikut kontetasi berdasarkan ketentuan ljma orang yang dianggap memnuhi syarat administratif," tutup Gamar.(***)