Soal Kekosongan Penjabat Kumtua Sarawet, Komisi I Bakal Undang Camat Liktim RDP
Cari Berita

Advertisement

Soal Kekosongan Penjabat Kumtua Sarawet, Komisi I Bakal Undang Camat Liktim RDP

Minggu, 06 Oktober 2019

Edwin Nelwan
MINUT -- Kekosongan penjabat Hukum Tua Sarawet, Kecamatan Likupang Timur (Liktim), pasca ditinggal pensiun Lawrensius Woi per 1 Oktober 2019 lalu menarik perhatian personil Komisi I DPRD Minahasa Utara (Minut).

Edwin Nelwan, Ketua Komisi I DPRD Minut engatakan dalam pekan berjalan nanti mereka akan memanggil Camat Liktim Vandy Posumah S.STP, untuk mengklarifikasi akibat kekosongan penjabat Kumtua di Sarawet.

"Senin (besok,red), kami di komisi satu baru akan mengadakan rapat internal. Setelah rapat nanti akan kita putuskan untuk memanggil camat Liktim untuk rapat dengar pendapat terkait penjabat Kumtua Sarawet yang sudah pensiun dan belum ada penggantinya," tutur Nelwan.

Ia menambahkan, Komisi I, juga akan membahas isu-isu seputar tahapan Pilhut yang sementara jalan. Dan evaluasi terhadap tahapan dan proses yang berjalan harus di monitor jangan sampai ada yang keluar dari aturan.

"Semua tahapan harus dalam koridor aturan tidak ada yang boleh keluar dari aturan main yang sudah tertata lewat Perda maupun Perbup terkait Pilhut," tutur Nelwan.

Ketua DPRD Minut, Denny Lolong S.Sos, yang dikonfirmasi terpisah menambahkan bahwa seharusnya kekosongan penjabat Kumtua di Desa jangan sampai terjadi.

"Iya aturanyakan memang sebelum masa pensiun penjabat Kumtua habis, yang bersangkutan sudah harus disiapkan penggantinya oleh ASN yang masih aktif.

Nanti kita rapat internal dulu di dewan untuk menindak-lanjuti hal ini," tukas Delon sapaan akrab Ketua DPRD Minut.

Bak gayung bersambut, Kadis Sosial dan PMD, Bobby Najoan, SH, ketika dikonfirmasi soal kekosongan penjabat Kumtua desa Sarawet tak menampik hal tersebut.

Memang harusnya sebelum masa pensiun penjabat Kumtua berakhir sudah disiapkan pengganti yang baru. Tapi sudah berproses pengganti penjabat Kumtua Sarawet dalam waktu dekat ini pasti sudah ada.

"Pergantian penjabat Kumtua Sarawet saat ini masih sedang berproses. Soal kekosongan, sekarang masih bisa sementara waktu di handle oleh Camat.

Namun begitu tak boleh mengambil keputusan-keputusan strategis sambil menunggu penjabat  yang baru," terang Najoan.

Ia menambahkan, memang untuk mengganti posisi Kumtua lama yang sudah pensiun sesuai ketentuan harua diambil dari kalangam ASN aktif.

"Penjabat Kumtua memang harus dari kalangan Aparatur Sipil Negara, mudah-mudah sudah akan terisi dalam waktu dekat ini," pungkas Kadis Najoan.(ayi)