Sudah Dipinang, Harry Azhar Janji Kawal Mandat Suara Muslim Di Pilbup 2020
Cari Berita

Advertisement

Sudah Dipinang, Harry Azhar Janji Kawal Mandat Suara Muslim Di Pilbup 2020

Minggu, 24 November 2019

Ki-ka: Harry Azhar dan Kiki Sompotan


MINUT – Kantong suara umat muslim yang signifikan di Minahasa Utara (Minut), menjadi primadona hingga tak boleh  di pandang sebelah mata olah semua bakal calon (Bacalon) Bupati dan Wakil Bupati yang akan bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 nanti.      

Untuk itu, Harry Azhar SE, selaku Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Partai Bulan Bintang (PBB), mengungkapkan untuk ikut meramaikan bursa pencalonan.

Ia mengaku, sedikitnya sudah ada empat Bakal Calon (Bacalon) Bupati yang datang untuk meminang dirinya menjadi kontestan untuk tarung dalam pesta demokrasi lima tahunan sekali pada 23 September 2020 nanti.     

Bak gayung bersambut, pinangan yang dating seperti mimpi yang jadi kenyataan sebab keinginanya Azhar untuk tarung pada Pilbup di Bumi Klabat diakuinya memang telah lama dinanti-nantikan.

“Memang sedari dulu sejak menjabat ketua PBB keinginan saya masuk dalam jajaran top eksekutif Pemkab Minut lewat Pilbup sudah ada. Namun, saat Pilcaleg atas dorongan konstituen dan pengurus Parpol saya akhirnya maju dan Alhamdulilah terpilih untuk periode 2019-2024.

Nah, keinginan saya maju di Pilkada tak muluk-muluk dan saya nyatakan siap untuk menjadi wakil Bupati, dengan pertimbangan suara umat muslim yang kurang lebih saat ini ada diangka 17 sampai 20 persen dari total pemilih,” terang Azhar.

Lanjut, Azhar yang menjabat Direktur Utama (Dirut), PT Coconut Royal yang bertempat di Airmadidi, menjelaskan, dirinya, masih butuh keyakinan atau mandat suara umat muslim untuk mengemban amanat sebagai calon Wakil Bupati nanti.

“Pastinya, saya butuh semacam kepastian atas suara umat muslim, setidaknya itu menjadi garansi pada pertarungan Pilkada nanti.

Dan sebagai Ketua PBB Minut, langkah awal telah saya lakukan lewat mengkonsolidasi pengurus-pengurus PBB pada keimaman yang tersebar di seluruh kecamatan.

Tentu itu saja tak akan cukup, sehingga keseriusan dari seluruh elemen masyarakat yang sudah 16 tahun Minut dimekarkan dan ingin ada keterwakilan dari kalangan muslim di top eksekutif meski hanya sebagai Wabup mungkin ini saatnya,” tandas, Azhar legislator periode 2019-2020 yang duduk di Komisi 1 DPRD Minut meyakinkan.

Di sisi lain, kehadiran Azhar dalam di acara sosialisasi syarat dukungan calon perseorangan yang digelar KPU Minahasa Utara, Sabtu (23/11) akhir pekan, di Hotel Sutan Raja, menimbulkan spekulasi. Nemun begitu, Ia bergeming dan mengatakan bahwa kehadiran di acara KPU Minut sekadar memenuhi undangan.

“Tidaklah, saya hanya diundang yang punya hajatan (KPU), sebagaimana yang lainnya, saya pribadi sebagai muslim diajarkan untuk meprioritaskan menghadiri dalam setiap kesempatan undangan yang dilayangkan. Nah, soal nanti akan maju menggunakan kendaraan apa? Jawabanya nanti, sebab loby-loby sedang dilakukan,” pungkasnya.(ayi)