Pertemuan Modayag, Diprediksi Jadi Embrio 'Duet' JCM-ROW Di Pilbup 2020
Cari Berita

Advertisement

Pertemuan Modayag, Diprediksi Jadi Embrio 'Duet' JCM-ROW Di Pilbup 2020

Kamis, 05 Desember 2019

Jusnan C Mokoginta (kanan) dan Robby Wowor saat berjumpa di acara HUT di Desa Modayag


BOLTIM -- Memasuki tahun politik di Pilkada serentak 2020 mendatang setiap langkah dan gerak yang dilakukan akan bernilai politis.

Tidak terkecuali menghadiri undangan hari ulang tahun (HUT). Seperti yang di lakukan dr Jusnan C Mokoginta MARS, Rabu (4/12) malam di desa Modayag kediaman pengusaha Robby Wowor yang berulang tahun ke-55.

Tak pelak kehadiran JCM yang bertemu Robby Wowor (ROW) dan sudah terdaftar sebagai salah satu bakal calon Bupati yang mendaftar di tim penjaringan Partai Nasdem diprediksi bakal meminang pendampingnya di Pilbup 2020 menimbulkan sejumlah spekulasi terkait siapa pasangan calon Wakil Bupati dikaitkan kehadiranya di HUT ROW tahun ini.

"Pertemuan antara birokrat dan pengusaha ini apakah hanya sekedar silahturami atau ada nuansa politis untuk saling jajal terkait Pilbup 2020.

Pertemuan kedua figur ini memang menimbulkan tanda tanya? mengingat tahun depan adalah tahun politik Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati kususnya Bolaang Mongondow apakah pertemuan ini akan berdampak di tahun depan, hanya waktu yang akan menjawab," turur sejumlah warga yang ikut meramaikan HUT Robby Wowor.

Masyarakat mengaku dr Jusnan C Mokoginta (JCM) sudah teruji kualitasnya dengan perestasi sebagai seorang birokrat dan segudang prestasi dan pengalaman

"Tentunya dokter sangat layak untuk jadi pemimpin Boltim kedepan.

Diukur dari pengalaman beliau sebagai kepala dinas kesehatan Botim dan Bolmut
track recordnya sudah tidak di ragukan lagi dan mampu membawa Boltim maju ke arah yang lebih baik lagi," tambah warga.


Menanggapi apresiasi warga Jusnan C Mokoginta (JCM) mengatakan pertemuan dengan Robby Wowor murni hanya sekedar silahturami menjaga hubungan baik ke semua pihak khusunya masyarakat Boltim.

"Pertemuan ini hanya silahturahmi saja namun, jika ini menjadi jalan untuk masa depan Boltim yang lebih baik kenapa tidak.

Tapi saya tegaskan disini bahwa bahwa pertemuan ini murni silahturahim," pungkas JCM.(yudi*)