PWPM Sulut Periode 2018-2022 Dikukuhkan, Cak Nanto Ajak Pengurus Berfastabiqul Khairat -->
Cari Berita

Advertisement

PWPM Sulut Periode 2018-2022 Dikukuhkan, Cak Nanto Ajak Pengurus Berfastabiqul Khairat

Sabtu, 14 Maret 2020

Prosesi Pengambilan Sumpah PWPM Sulut yang dilakukan Oleh Ketum PP Muhammadiyah, Sunanto SH bertempat di Hotel Aryaduta Manado, Sabtu 14 Maret 2020

MANADO -- Mengambil tema Membangun Kemanusian dan Keadaban Menuju Keadilan Sosial' ketua Umum Pimpinan Pusat Pemudah Muhammadiyah, Sunanto SH M.hum mengambil sumpah Pimpinan Wilayah Pemudah Muhammadiyah (PWPM) Sulut periode 2018-2022, bertempat di Hotel Aryaduta Manado, Sabtu 14 Maret 2020.

Di hadapan tokoh-tokoh Muhammadiyah, kader dan simpatisan, PP Muhammadiyah hasil Muswil Ke-14 di Bolsel, sebelum Sekretaris Bidang Kemaritiman, PP Muhamadiyah anggota DPRD Manado Bambang Hermawan SHi membacakan SK pelantikan pengurus PP Muhammadiyah Sulut periode 2018-2022.

Acara pengukuhan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-quran yang dibawakan Hi Wahyudin Ukoli kemudian laporan ketua Panitia Suratman Abdullah dan dilanjutkan tarian Mahamba (tarian penyambutan) asal suku Bantik.

Usai dilantik, Ketua PP Muhammadiyah Sulut, Sudarwin Jusuf Tompunu SIP, dalam sambutan menyatakan siap menjaga marwah PP Muhamadiyah Sulut dalam menjalankan roda organisasi.

"Mari bersama-sama kita mengajak semua kader untuk menjaga marwah organisasi  agar Pemuda Muhamadiyah menjadi pelopor damai dan pembangunan di Sulut agar senantiasa daerah ini makmur dan jaya," tutur Tompunu.

Mengakhiri sambutanya, Tompunu mengutip kisah kiasan kuda dengan tali kekangnya. Dia mengingatkan bagi kader-kader Pemudah Muhammadiyah yang baru dilantik bahwa tidak akan mengekang kader, semuanya bebas berkreasi dan berekpresi sepanjang dalam konsep fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan).

"Siapapun yang ingin berkarya dab berkreasi baik ke arah kiri dan kekanan bebas, tapi di Pemudah Muhammadiyah itu ada tali kekang yang akan mengontrol agar tujuan berfastabiqul khairat dapat terlaksana," jelas Tompunu.

Sejurus kemudian, Ketum PP Muhammadiyah, Sunanto SH M hum, menyampaikan pesan terhadap pengurus yang baru dilantik untuk bersahabat dengan siapapun dalam konsep kemanusiaan.

"Muhammadiyah dilahirkan dengan konsep sosial tidak memandang siapapun. Jadi khusus pengurus Pemudah Muhammadiyah yang baru dilantik agarvmengaplikasikan konsep fastabiqul khairat dalam kehudupan keseharian baik itu berorganisasi maupun bersosialisasi dengan masyarakat," tuturnya.

Ia menambahkan, bahwa PP Muhammadiyah organisasi terbuka. Untuk itu, Ia mengingatkan agar setelah pelantikan ini Pemudah Muhammadiyah Sulut harus bergerak cepat membuat  pengkaderan sebesar-besarnya, dengan menyiapkan literasi sebanyak-banyaknya untuk terciptanya SDM terbaik.

"Setiap kader harus bermanfaat bagi orang lain. Distribusi kader ini harus disiapkan, jangan timbulkan fanatisme atau mengkultuskan orang tetapi menghormati wajib," tukas Cak Nanto.

Dia memastikan, bahwa PP Muhamadiyah irganisasi yang steril dari gerakan-gerakan politik sebab tujuan PP Muhamadiyah berkemajuan dan selalu menolong orang.

"Saya pastikan PP Muhammadiyah tidak dalam mendukung parpol manapun. Jangan bawah organisasinya (PP Muhammadiyah), silahkan bawa politiknya," beber Cak Nanto, seraya menambahkan pengurus PP Muhamadiyah harus optimis dan membawa kemanfaatan bagi bangsa negara khususnya Sulut.

Sementara itu, Gubernur, Sulut Olly Dondokambey, SE diwakili Karo Pembangunan Pemprov Sulut Abdullah Mokoginta yang membacakan sambutan Gubernur menyampaikan selamat atas pengukuhan PP Muhammadiyah Sulut. Diharapkan PP Muhammadiyah dapat ikut berkontribusi dalam kemajuan pembangunan di daerah Sulut.

"Organisasi-organisasi seperti Pemudah  Muhammadiyah dan organisasi kemasyarakatan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bermasyarakat berbangsa dan bernegara, kemudian ikut menguatkan masyarakat berpartisipasi aktif dalam membangun bangsa dan negara," kata Abdullah, mengutip sambutan Gubernur Olly Dondokambey.

Usai pengukuhan PP Muhammadiyaj Sulut acara dilanjutkan oleh anggota MPR-RI, ketua Fraksi PAN DR Hi Muhammad Ali Taher SH M Hum, memberikan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan usai prosesi.

Dipenghujung acara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulut Hi Nasrullah menyampaikan selamat kepada pengurus yang sudah dilantik dan mengingatkan agar PP Muhammadiyah Sulut menjadi wadah ini sebagai tempat untuk berkarya.

Turut hadir sejumlah tokoh agama tokoh masyarakat. Hadir juga ketua PW Nahdlatul Ulama (NU), Sulut Drs Ulyas Taha, Sekretaris GP Anshor Sulut Ismail Maga, Bakal Calon Wakil Bupati Minut, Hi Sarhan Antili yang juga ketua DPC PKB Minut dan anggota DPRD Minut.(ayi)