Anggota Dewan Ini Pertanyakan Serapan Dana Tanggap Darurat C-19 -->
Cari Berita

Advertisement

Anggota Dewan Ini Pertanyakan Serapan Dana Tanggap Darurat C-19

Senin, 06 April 2020

Denny Sompie
MINUT -- Anggota Badan Anggaran DPRD Denny Sompie, angkat suara dan mempertanyakan serapan anggaran bencana pasca penanganan tanggap darurat Covid-19 oleh Pemkab Minahasa Utara (Minut) sebesar Rp12.865.000.000.00, hingga Senin 6 April 2020.

"Kami mempertanyakan mengenai anggaran yang telah diserap oleh gugus tugas becana non alam oleh Pemkab, sudah berapa banyak penyerapan anggaran C-19 dengan pembelian beras.

Kalau tiap Kecamatan 1000 paket Minut ada 10 kecamatan berarti ada 10.000 paket dan isi satu paket itu ada 4 kilo gram beras dan dua kaleng ikan.

Jika dikalkulasi untuk penangan jaring sosial covid-19 angkanya  baru mencapai 1 miliar untuk 10 kecamatan," tutur Densom, sapaan akrabnya.

Ia melanjutkan, untuk pembagian masker dan hand sanitizer Densom menyebutkan tidak merata di kecamatan. Misalnya, Likupang Timur tidak ada pemvagian masker dan hand sanitizer secara gratis yang ada hanya pembagian disinfektan 5 liter tiap desa.

"Jadi pemerintah kabupaten harus lebih transparan dalam penggunaan anggaran Covid -19. Sebab saya yang tunggal di Likupang Timur khusu desa Winuri tidak mendapatkan pembagian masker dan han sanitizer dari Pemkab Minut," tukas Densom yang juga ketua DPC PKPI Minut.

Ditempat terpisah, Kaban Keuangan Pemkab Minut, Petrus Macarau menyatakan penyerapan bahwa dana penanganan C-19 yang digeser pada 27 Maret 2020, Rp12.865 M sudah sekira Rp6 M yang terpakai.

Ia menjelaskan, bahwa pemabfataan dana itu sudah berdasarkan surat Permendagri Nomor 20 Tahun 2020 tentang percepatan Penanganan Covid-19 di lingkungan Pemerintah Daerah ada tiga hal;

1. Penaganan kesehatan
2. Penanganan dampak ekonomi
3. Jaring pengaman sosial (Savety Net)

"Jadi sampai saat ini penyerapan anggaran Covid-19 sudah dikisaran angka 6 miliar dari 12.865 M yang dianggarkan dan pemanfaatanya sudah berdasarkan Permendagri Nomor 20 tahun 2020 tentang percepatan penanggulangan covid-19," tutur Macarau.

Kepala Dinas Pangan Pemkab Minut Johana Manua, menyatakan bahwa pembagian beras untuk penanganan C-19 yang sudah dilakukan di 7 Kecamatan plus Likupang Barat Kepulauan mencapai 23 ton beras.

Dan masih akan dilanjutkan di kecamatan Kauditan, Dimembe dan Likupang Barat Daratan.

"Untuk pembagian beras ini secara langaung sudah diserahkan oleh Bupati Vonnie Anneke Panambunan di Likupang Timur kemudian secara teknis penyaluran di kecamatan lainya sudah dilakukan dan diserahkan langsung oleh hukum tua - hukum tua di masing-masing kecamatan," ungkap Johana Manua ikut dibenarkan Sekretaris BKP Agustin Tiwow.(ayi)