Wantania : Crisman Pantas Jabat Stafsus Milenial Presiden, 12 Ormas Pemuda SULUT Siap Dukung
Cari Berita

Advertisement

Wantania : Crisman Pantas Jabat Stafsus Milenial Presiden, 12 Ormas Pemuda SULUT Siap Dukung

Senin, 27 April 2020

Markus Louis Wantania (kiri)

AKHIR akhir ini ada begitu banyak pemberitaan yang muncul ditengah merebaknya wabah virus covid-19 di Indonesia, mulai dari pelarangan mudik oleh Pemerintah yang telah diberlakukan terhitung sejak tanggal 24 April 2020.

Selain itu, yang sedang hangat diperbincangkan oleh lapisan masyarakat Indonesia saat ini adalah terkait dengan pengunduran diri Staff Khusus Milenial Presiden, Belva Devara (CEO Ruang Guru) dan Andi Taufan (CEO Amartha).

Pengunduran diri kedua Staff khusus ini santer diberitakan untuk menghindari isu konflik kepentingan ditengah menghadapi pandemi covid-19 di Indonesia.

Menyikapi hal tersebut diatas Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Provinsi Sulawesi Utara diantaranya adalah : Persaudaraan PENA, Gabungan Mahasiswa Persaudaraan Etnis Nusantara (GAMA PENA), Mahasiswa Pascasarjana Indonesia, Generasi Muda Tonsea, Forum Komunikasi Pemuda Indonesia (FKPI), Perhimpunan Pemuda Gereja Indonesia (PPGI), Pergerakan Pelajar Indonesia Raya (PARINDRA), Pemuda Nasional Indonesia (PNI), Forum Komunjkasi Mahasiswa Indonesia (FKMI), Ikatan Mahasiswa Hukum Indonesia (IMHI), Pemuda Nasionalis, Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI).

"Merasa penting Presiden mencari pengganti yang tepat untuk mengisi kekosongan Staff khusus yang telah mengundurkan diri dari posisinya," ungkap Markus Louis Wantania selaku Ketua Gabungan Mahasiswa Persaudaraan Etnis Nusantara (GAMA PENA).

Selain itu juga ke-12 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Provinsi Sulawesi Utara sebelumnya telah menyamakan presepsi dan bersepakat dalam mengutarakan pendapat mereka pada awak media terkait dengan penganti yang tepat untuk mengisi kekosongan Staff khusus Presiden saat ini.

"Tentunya sudah pasti harus betul-betul orang yang memahami seluruh aspek tentang bangsa dan Negara terlebih khusus mengenai peta sosial kemasyarakatan. Oleh karena itu untuk mengisi kekosongan Staff khusus Presiden pada saat ini, kami yang tergabung dalam Organisasi Kemasyarakatan Pemuda di Provinsi Sulawesi Utara sudah memiliki usulan calon pengganti staff Khusus Milenial Presiden saat ini yaitu Chrisman Damanik," terang Wantania.

Lebih jauh dijelaskan  bahwa Chrisman Damanik adalah merupakan mantan Ketua Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GmnI) periode 2015-2017 dan sekarang ini Ia menjabat sebagai salah satu Ketua di DPP Persatuan Gerakan Kebangsaan (PGK) oleh karena itu kami menilai bahwa Chrisman Damanik adalah merupakan sosok yang sangat tepat untuk menggantikan posisi Belva Devara sebagai Staff Khusus Milenial Presiden RI pada saat ini.

"Kami harap semoga hal ini bisa menjadi pertimbangan Persiden dalam mengambil keputusan guna mengisi kekosongan Staff khusus Presiden pada saat ini," tutup Markus.(mario)