CEGAH COVID-19: Gubernur OD Ikut Sikap MJL Tolak kedatangan Kapal Ferri Dari Daerah Zona Merah -->
Cari Berita

Advertisement

CEGAH COVID-19: Gubernur OD Ikut Sikap MJL Tolak kedatangan Kapal Ferri Dari Daerah Zona Merah

Sabtu, 02 Mei 2020

BITUNG -- Sempat ada tarik ulur akhirnya Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengikuti sikap Wali kota Bitung Maximilian Jonas Lomban SE MSi selaku ketua gugus tugas kota Bitung, untuk menolak kedatangan kapal Ferri yang memuat ratusan penumpang dari pelabuhan Bastiong Ternate yang sudah ditetapkan sebagai daerah zona merah COVID-19.

Sikap Wali Kota tersebut didasarkan atas peraturan menteri perhubungan No 25 tahun 2020 tentang pengendalian transportasi selama masa mudik Idul fitri dan dalam rangka pencegahan covid-19.
Wali Kota Lomban langsung mengirim surat kepada Gubernur Sulut selaku ketua gugus tugas covid-19 Propinsi Sulut dengan nomor surat 008/163/wk tanggal 27 April 2020 yang salah satu poinnya meminta petunjuk terkait kedatangan kapal ferri dari Ternate, tapi sampai kapal tersebut tiba di Bitung tanggal 29 April 2020 dengan membawa 106 penumpang, tidak mendapatkan surat balasan dari Gubernur, dan pihak Propinsi Sulut sudah melakukan persiapan penjemputan dengan mengirimkan beberapa bus.

Saat itu wali kota Bitung sangat kesal, karena tidak mendapatkan jawaban dari pihak Pemprov Sulut tapi kapal tersebut sudah dekat, dan saat bersamaan MJL
mendengar kabar bahwa masih ada juga kapal berikutnya yang akan membawa penumpang ke kota Bitung.
Tanggal 29 April 2020, Wali kota Bitung kembali mengirim surat yang kedua kali kepada Gubernur dengan nomor surat 008/166/wk, untuk meminta petunjuk yang sama dengan dengan surat pertama, tetapi sudah ditambahkan bahwa, selaku ketua gugus tugas covid-19 kota Bitung tidak akan menerima kedatangan kapal Penyeberangan ASDP jika tidak ada jawaban secara tertulis dari gubernur Sulut selaku ketua gugus tugas covid-19 provinsi Sulut.

Pemerintah Provinsi membalas dengan surat bernomor 552/20.2593/Sekr tertanggal 30 April 2020, menyebutkan memperhatikan surat Walikota Bitung Nomor: 080/163/WK tanggal 27 April 2020 dan Nomor: 080/166/WK tanggal 29 April 2020 perihal pemberitahuan, disampalkan hal-hal sebagai berikut:

1. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tidak pernah menyetujui kedatangan kapal penyebrangan KMP PORTLINK VII dari Kota Ternate dengan
mengangkut penumpang. Namun oleh karena kapal dimaksud telah diberangkatkan dari pelabuhan penyeberangan Ternate menuju pelabuhan
penyeberangan Bitung, maka sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah melakukan penanganan terhadap 106 penumpang sesuai SOP Covid-19.

2. Selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulawesi Utara melarang kedatangan tahap kedua dan kiranya Pemerintah Kota Bitung dapat
menindaklanjutinya sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bitung, Franki Ladi saat dikonfirmasi mengatakan, sudah menerima surat tersebut dan akan diteruskan kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bitung WaliKota Bitung Maximilian Jonas Lomban SE MSi.


“Selanjutnya Ketua Gugus Tugas akan membahas bersama tim, didalamnya ada Kapolres Bitung dan Dandim 1310 Bitung, langkah selanjutnya setelah dibahas dalam rapat bersama instansi teknis terkait,” pungkas Ladi.(ayi)