MAKNAI RAMADAN: Pejabat Penyelenggara Kada Ini Sahur Bersama Warga Nelayan Kampung Ambon Liktim
Cari Berita

Advertisement

MAKNAI RAMADAN: Pejabat Penyelenggara Kada Ini Sahur Bersama Warga Nelayan Kampung Ambon Liktim

Minggu, 17 Mei 2020




MEMBAUR: Bersama rakyat, Komisioner Bawaslu Minut Rahman Ismail saat melakukan sahur bersama warga nelayan Kampung Ambon Liktim sambil membagi-bagikan paket bahan pokok 

MINUT -- Status sosial tak menjadi penghalang  bagi pejabat dan rakyat jelata atau si kaya dan si miskin untuk berbaur dan berbagi bersama memaknai bulan Suci Ramadhan 1441 H/2020.

Fakta ini tersaji nyata, tatkala salah satu pejabat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepala Daerah (Kada), Rahman Ismail SH, (MANIS) baru-baru ini melakukan aktivitas sahur bersama keluarga Suriadi Ahad salah satu warga nelayan di desa Kampung Ambon Likupang Timur Minahasa Utara (Minut).

Tak itu saja, MANIS yang sejak awal Pandemi COVID-19 melanda dunia tak terkecuali Minut  melakukan aksi-aksi kemanusiaan dengan terjun langsung membagikan kebutuhan pokok terhadap masyarakat miskin yang terdampak secara ekonomi.

Didampingi sejumlah relawan MANIS sebelum melakukan sahur bersama di rumah warga beras dan telur yang memang sengaja di bawah untuk dibagikan langsung disebar kepada mereka yang memang membutuhkan.

Bagi-bagi bantuan bahan pokok untuk ratusan masyarakat mukai dari kecamatan Likupang Timur, diantaranya Desa Serei, Likupang I, Likupang II dan Kampung Ambong.
Bahan pokok yang dibagikan berupa beras dan telur.

"Semoga Allah SWT memberikan berkah umur panjang dan rejeki berlimpah serta kesuksesan dalam karir pekerjaan bagi bapak Rahman Ismail.

Alhamdulillah setidaknya dengan bantuan beras dan telur kami warga miskin ini sudah sangat terbantukan untuk membuat dapur kami tetap berasap," ujar Rosmini salah satu warga di Likupang yang menerima bantuan.

Sebelumnya aksi kemanusian yang diinisiasi secara spontan MANIS telah membagi-bagikan ribuan paket bahan pokok bagi warga terdampak COVID-19 diantaranya kecamatan Airmadidi, Kauditan, Kema, Likupang Barat. Bahkan alat pelindung diri (APD) berupa Masker untuk masyarakat dan tenaga medis di 10 Puskesmas se-Minahasa Utara sudah dilakukan.

"Saya memberi bukan karena berkelebihan, tapi karena saya sering mengalami masa ketika tidak punya apa-apa," ujar Rahman.

Kedatangan MANIS membagi-bagikan bahan pokok menuai simpatik masyarakat.
Ada yang mengira bahwa Rahman Ismail akan menjadi peserta Pilkada Minut, namun pertanyaan itu langsung ia tepis.

"Ini bantuan pribadi bukan dari calon kada atau memakai uang APBD di Bawaslu Minut. Ini murni dari pribadi saya untuk membantu meringankan beban masyarakat," tegas Rahman Ismail.(***)