Putus Mata Rantai COVID-19: Dishub Terapkan Pembatasan Penumpang 'Mudik' Transportasi Darat
Cari Berita

Advertisement

Putus Mata Rantai COVID-19: Dishub Terapkan Pembatasan Penumpang 'Mudik' Transportasi Darat

Selasa, 05 Mei 2020

Kepala Dinas Perhubungan Nasli Paputungan

Kadis Nasli Paputungan saat giat melaksanakan Protap Covid-19 terkait pembatasan penumpang yang digelar di Jalan Gogagoman, Selasa (5/5) 2020

KOTAMOBAGU – Untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, lewat tranportasi darat Dinas Perhubungan (Dishub) Kotamobagu, terus bekerja keras.

Buktinya, dalam giat, Selasa, (5/5) 2020, bertempat di jalan Gogagoman Kotamobagu Dishub menerapkan Protap COVID-19 pembatasan untuk masyarakat Kota Kotamobagu yang akan 'mudik' hasilnya jumlah angkutan penumpang turun hingga 50 persen menjelang hari raya Idhul Fitri 1441 Hijriah yang akan dirayakan 25-25 Mei mendatang.

“Tidak ada penutupan jalan, karena tidak berada pada suatu daerah yang dianggap zona merah. Hanya saja untuk jumlah penumpang antar daerah akan dibatasi hingga 50%,” ujar Kepala Dishub Kotamobagu, Nasli Paputungan.

Pembatasan tersebut merujuk pada Surat Edaran Nomor 500/DISHUB-KK/129/IV/2020 tentang Pangkalan/Po. Sehingga Nasli meminta agar dapat memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 dan social distancing.

“Mobil penumpang dengan jenis Inova, Avansa, Wuling dan sejenis lainnya yang berkapasitas 7 penumpang hanya dapat mengangkut 4 orang, dengan rincian formasi tempat duduk 1 di depan, 2 di tengah dan 1 di belakang.

Dan untuk kendaraan umum jenis bus yang berkapasitas lebih dari 7 orang, untuk menyesuaikan pengaturannya 50 persen dari kapasitas penumpang,” terang Nasli.

Nasli juga meminta setiap penumpang wajib melalukan protokol kesehatan, yakni sopir dan penumpaang wajib mencuci tanggan sebelum berangkat.

“Jangan lupa pula gunakan masker, menjaga kebersihan mobil dan pangkalan, sering menyemprot dinsinfektan, dan mengatur jarak tempat duduk penumpang pada ruang tunggu penumpang,” terang Nasli.(eko)