SGR 'Bisa' Laris MANIS di Pilkada Minut -->
Cari Berita

Advertisement

SGR 'Bisa' Laris MANIS di Pilkada Minut

Minggu, 10 Mei 2020

Rahman Ismail (kaos putih) saat buka puasa bersama awak media baru-baru ini.(foto:fic)


MINUT -- Tertundanya Pilkada akibat Pandemi COVID -19 yang melanda dunia tidak terkecuali Minahasa Utara (Minut) rupanya ikut berdampak terhadap konstelasi politik di tanah Tonsea.

Buktinya, internal Partai Nasdem Minut belakangan banyak membicarakan soal siapa pendamping Shintia Gelly Rumumpe (SGR) yang oleh DPP Nasdem telah mengeluarkan rekomendasi SGR untuk tarung menjadi orang nomor satu dalam perhelatan akbar lima tahunan sekali di Bumi Klabat.

Informasi yang dirangkum media ini dari sekira 10 nama yang masuk penggodokan ulang DPP Nasdem salah satu figur muda milenial yang saat ini menjabat Komisioner Bawaslu Minut Rahman Ismail SH disebut-sebut juga ada didalamnya.

Ibarat gayung bersambut aksi-aksi kemanusiaan akibat COVID-19 yang terdampak pada perekonomian masyarakat miskin yang dilakukan Rahman Ismail SH (MANIS) masuk radar tim DPP yang bisa laris dijual bersama SGR dipesta rakyat Minut yang masih tertunda akibat wabah.

"Iyah memang nama Bung Rahman Ismail sebagai figur milenial salah satu yang masuk dalam proses pengodokan tim yang berpeluang menjadi calon yang bisa dipasangkan dengan SGR," ungkap sumber yang meminta namnya tak dipublikasikan.

Jika melihat kans dan potensi yang ada pada figur seorang Rahman Ismail, boleh dikata berpeluang lewat asas keterwakilan pemilih muslim. Dimana kurun 16 tahun silam sejak Minut dimekarkan warga muslim merindukan untuk memiliki pemimpin  di top eksekutif meski hanya papan dua.

Dari data yang dihimoun sementara media ini menyebutkan direstui DPP Nasdem untuk dipasangkan maka dari total jumlah penduduk Minut, jumlah pemilih muslim diperkirakan mencapai 20-23 persen dari sekira 30 persen total jumlah umat muslim yang otomatis bisa diraih sebagai figur yang mewakilli masyarakat Muslim di Minut.

"Untuk menetapkan siapa yang akan berpasangan dengan SGR di Pilkada Minut itu ranah DPP kita didaerah hanya berhak mengusulkan dan mereka yang putuskan (DPP Nasdem,red) jika ditolak maka harus dikocok ulang.

Dan saya rasa ini wajar saja jika DPP juga terkesan berhati-hati untuk menetapkan calon pasangan SGR. Apalagi, bukan rahasia setiap partai menginginkan kadernya menang di pilkada tidak terkecuali Nasdem di Minut," ungkap Jaya M Luntungan, salah satu wakil ketua Bappilu Nasdem Minut," kata Bung Jaya begitu ia biasa disapa.(***)