Tersentuh Nurani, VAP Melalui KB-PP Polri Berbagi Dengan Warga 15 Kab/Kota Yang Kesulitan Ekonomi Akibat Pandemi COVID-19
Cari Berita

Advertisement

Tersentuh Nurani, VAP Melalui KB-PP Polri Berbagi Dengan Warga 15 Kab/Kota Yang Kesulitan Ekonomi Akibat Pandemi COVID-19

Selasa, 05 Mei 2020


MINUT -- Kesulitan ekonomi yang tengah dirasakan masyarakat bawah akibat Pandemi COVID-19, memantik rasa kemanusiaan DR (HC) Vonnie Anneke Panambunan STh, untuk saling berbagi.
Melalui Keluarga Besar Putra Putri Polri (KB-PP Polri) Sulawesi Utara yang diketuai Dr (HC)  Vonnie Anneke Panambunan (VAP) bantuan berupa bahan pokok serta Alat Pelindung Diri (APK)  level 1 siap disalurkan kepada warga tidak mampu yang tengah terdampak akibat pandemi COVID-19 .

VAP menagatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud keperdulian KBPP POLRI Sulut kepeda warga miskin yang terkena dampak Covid 19 ini.
“Jadi bantuan ini memang hanya untuk warga miskin yang terdampak. Kita harus punya nurani untuk selalu bisa saling berbagi,” ucap VAP yang juga Bupati Minut.
Terpisah sekretars KB-PP Polri Fice Montolalu tak menampik adanya bantuan bahan pomok dan APD yang siap disalurkan untuk warga miskin di 15 kabupaten/kota yang terdampak Covid-19.
“ Semua bantuan ini sudah disiapkan oleh Ketua kami ibu VAP,  sebanyak 15 kabupaten kota di Sulut akan mendapatkan bantuan bahan bahan kebutuhan hidup harian seperti beras dan minyak goreng serta ikan kaleng. Khusus kabupaten kepulauan Talaud, Sitaro dan Sangihe kami masih mendiskusikab untuk pengiriman dan penyaluran nya, karena saat ini sudah diberlakukan pembatasan penggunaan transportasi laut antar pulau,” ujar Fice Montolalu sekretaris KBPP Sulut.
Fice menambahkan, sebelumnya bantuan seperti sudah disalurkan beberapa minggu yang lalu dan dialokasikan ke beberapa daerah yang berada di Sulut.
Diketahui,  bantuan sembako untuk masyarakat miskin dari KBPP Polri Sulut sudah pernah disalurkan di kabupaten kepulauan Sangihe, Talaud dan Sitaro, namun penyaluran itu dilakukan tepat sepekan sebelum bencana non alam ini melanda Sulut.(***)