Cabup Nona Amalia S Landjar (kaos kuning jaket hitam) saat melakukan orasi politik di hadapan pendukungnya.(foto:yudi)
BOLTIM -- Dalam kampanye putaran kelima bertempat di kediaman Rein Sumual di Desa Bongkudai Baru Kecamatan Moaat, Paslon Nona Amalia S Landjar dan Uyun K Pangalima (AMA-UKP) tegaskan siap menjadi 'jongos' rakyat.
"Sudah bukan jaman lagi pemimpin minta dilayani tetapi saatnya sekarang jika dipercayakan rakyat memimpin kabupaten Boltim maka AMA-UKP akan memberi diri menjadi 'jongos' rakyat," ujar Amalia Cabup dengan nomor urut 1.
Pantauan Manadoinside.com, Kamis (08/10) 2020 dalam Kampanye ini Paslon AMA-UKP menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, bahkan kepada masyarakat serta simpatisan dibagikan Face Shield.
"Kepada simpatisan jangan sampai salah memilih dan menyesal dikemudian hari jadi untuk 9 Desember nanti jangan lupa pilih Amalia S Landjar dan Uyun K Pangalima, coblos pasangan nomot urut 1 AMA-UKP.
Dan apabila AMA-UKP terpilih maka jalan yang ada di Bongkudai Baru ini akan di lebarkan dan dibangun lebih bagus lagi, terang" Argo Sumaiku ketua Bappilu yang juga adalah sekretaris Partai Demokrat Boltim.
Lanjutnya, kalau bukan AMA-UKP siapa lagi yang akan melanjutkan pembangunan pemerintah yang sudah berjalan sampai saat ini di Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
"Jadi kepada seluruh warga masyarakat di Desa Bongkudai Baru dan Waga Masyarakat Bolaang Mongondow Timur (Boltim) wajib Coblos nomor urut 1 di 9 Desember mendatang" tambah Sumaiku.
Sementara itu, Edsuko Tendean, yang juga salah satu Anggota Legislatif dan salah satu tim pemenangan AMA-UKP menyatakan selamat datang kepada Paslon AMA-UKP di Desa Bungkudai bersatu.
"Kepada seluruh masyarakat Bungkudai jangan lupa 9 Desember nanti pilih nomor 1 karna hanya nomor satu yang pantas dan layak memimpin untuk kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Pasangan yang sangat rendah hati dan pasangan yang tulus mesejahtrakan masyarakat.
Paslon nomor urut 1 AMA-UKP adalah pasangan yang pantas untuk memimpin Bolaang Mongondow Timur," tukas Edsuko
Bak gayumg bersambut, Suradi Simbala, selaku ketua tim pemenangan dari Pasangan Calon (Paslon), nomor urut 1 AMA-UKP, menjelaskan secara hitung hitungan AMA-UKP sudah menang.
"Kita sudah menang kerena Nona Amalia S Landjar dan Uyun K Pangalima diusung oleh Koalisi besar Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar (PG) Demokrat dan Gerindra, kami sepuluh yang duduk di kursi legislatif hitung-hitungan sudah mengantongi 25,000 suara dan dipastikan Nona Amalia S Landjar dan Uyun K Pangalima, Pasangan nomor urut 1 AMA-UKP sudah pasti menang," tegas Suryadi.
Uyun Kunaefi Pangalima (UKP) Calon Wakil Bupati dalam orasi politiknya mengatakan tidak akan mengingkari apa yang sudah menjadi program dan visi misi mereka.
Kesejahteraan kemajuan kedamaian menjadi tujuan AMA-UKP sebab Pemerintah adalah perpanjangan tangan dari Tuhan.
Dia mengungkapkan dirinya berani mengambil keputusan mendampingi Amalia Landjar walaupun Amalia masih muda.
“Walaupun masih muda tapi Amalia mempunyai keinginan yang tinggi untuk mensejahterakan masyarakat.
Itu yang membuat saya berani mengambil keputusan mendampingi Amalia sebagai calon Bupati Boltim. Biarlah Doa Bapak Ibu menjadi kekuatan bagi kami sebagai pemimpin nanti,” kata Uyun sapaan akarab UKP.
Calon Bupati Boltim Amalia Landjar dikesempatan itu menyampaikan beberapa program menjadi prioritas jika terpilih nanti.
“Saya bersama UKP akan menjadi tulang punggung rakyat yang tidak punya tanah akan kami sediakan. Program Jaminan Hari Tua (JHT). Dan untuk pendidikan, Insya Allah kami akan bangun Universitas di Boltim sehingga nantinya akan ada minimal satu rumah satu sarjana,”ungkap AMA.
Putri pasangan Sehan Salim Landjar (SSL) dan Nursiwin Landjar Dunggio ini menambahkan dalam program kesehatan nanti program unggulan JOS (Jaga Orang Sakit) dimana jika ada ada anggota keluarga yang sakit maka yang menjaga orang sakit akan diberikan uang untuk biaya menjaga orang sakit.
“Agar nantinya,ketika sementara menjaga yang sakit, mereka juga tidak ikutan sakit. Pun demikian,dirinya bersama UKP akan menganggarkan untuk pembangunan Masjid, Gereja, pegawai imam dan pendeta. Merekapun tak lepas dari perhatian kami,” Pungkas AMA.(yudi)