Kinerja APH Disorot, Penertiban PETI di Boltim Dinilai Tak Merata, Jabir: Coba Tanyakan ke Kapolres -->
Cari Berita

Advertisement

Kinerja APH Disorot, Penertiban PETI di Boltim Dinilai Tak Merata, Jabir: Coba Tanyakan ke Kapolres

Selasa, 22 Februari 2022

Muhammad Jabir

 

BOLTIM – Buntut tidak meratanya penindakan terhadap penertiban Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Bolaang Mongondouw Timur (Boltim) memantik komentar Wakil Ketua DPRD Muhammad Jabir.

Jabir, sapaan akrab politisi Partai Nasdem ini menyorot kinerja Aparat Penegak Hukum Polres Boltim yang terkesan tebang pilih.

Seperti diketahui Desember 2021 lalu, Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Bolaang Mongondow Timur (Boltim) yang melakukan penertiban disejumlah Pertambangan Tanpa Izin (PETI) tidak merata.

Satuan Sat Reskrim Polres Boltim dinilai pilih kasih. Pasalnya, pada 18 Agustus 2021 silam Pertambangan Tanpa Izin (PETI) “simbalang” yang berada di Desa Tombolikat dibakar bahkan ada beberapa masyarakat yang ‘ditangkap dan dimasukkan ke Hotel Prodeo’.

Pun, di bulan Desember 2021 lalu, PETI yang berada di Desa Lanud menjadi sasaran penertiban dari tim Reskrim Polres Boltim sampai beberapa lokasi di “talugon” di Police Line.(garis pembatas polisi)

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muhammad Jabir saat ditanyai bagaimana tangapan terkait penertiban Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang tidak menertibkan secara merata oleh Polres Boltim.

“Terkait PETI saya mendengar langsung apa yang disampaikan Kapolres waktu di Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Desember lalu, beliau mengatakan akan menertibkan PETI yang ada di Bolaang Mongondow Timur” ucap Jabir (di Café D’Katu (13/2/2022,red)

Sedangkan dibeberapa titik yang berstatus Hutan Lindung (HL) seperti “garini” yang berada di Desa Buyat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim)  menjadi lokasi Pertambangan  Tanpa Izin (PETI) statusnya HL sampai saat ini.  Tim Reskrim Polres Boltim tidak melakukan tindakan penertiban seperti di dua lokasi PETI “Simbalang dan Talugon”.

Lanjut Jabir, “Pada Forkopimda itu, saya sambut apa yang dikatakan Kapolres, bahwa memang penting untuk ditertibkan dalam rangka keadilan di masyarakat. Kan, pada waktu itu ada yang ditangkap dan di proses” tutur Muhammad Jabir

Lebih lanjut dikatakan Wakil Rakyat ini “Sementara yang lain masih beraktifitas, Ketika Pak Kapolres menyampaikan akan menertipkan menurut saya itu langkah yang tepat.” ketus Jabir

Untuk lokasi PETI yang belum ditindak oleh APH Muhammad Jabir mengatakan “Coba tanyakan ke Pak Kapolres kerena Beliau yang mengatakan pada waktu itu bahwa akan menertibkan pertambangan. Kan Kapolres yang menyatakan metutup, tinggal tanyakan ke Kapolres.” sentil Jabir.(yudi)