Jelang Job Fair Serapan Naker Lokal Rendah, Rumimpunu Minta Bupati Evaluasi Kinerja Disnaker -->
Cari Berita

Advertisement

Jelang Job Fair Serapan Naker Lokal Rendah, Rumimpunu Minta Bupati Evaluasi Kinerja Disnaker

Senin, 27 Juni 2022

         Donald V Rumimpunu          Job Fair 2022

MINUT -- Salah satu karyawan swasta, Donald V Rumimpunu angkat suara menyusul akan dilaksankan ajang pameran bursa kerja (job fair) oleh Dinas Tenaga Kerja kabupatennMinahasa Utara yang berlangsung Rabu-Kamis, (29-30 Juni 2022) nanti di Sutanraja Hotel - Watutumou.


Rumimpunu mengingatkan Bupati Joune Ganda dan Wakil Kevin W Lotulong untuk mengevaluasi kinerja Disnaker Pemkab Minut.

Alasanya adalah soal keadilan terhadap pekerja lokal di lapangan yang berbanding terbalik dengan kuota pekerja dari luar.

"Disnaker jangan hanya habis di gelaran Job Fair terus. Hampir semua perusahaan-perusahaan di Minut banyak mempekerjakan orang dari luar Minut.

Disnaker Minut harusnya berkerja mengecek semua perusahaan-perusahan di Minut yang mempekerjakan Naker apakah sudah sesuai dengan ketentuan atau tidak sebab faktanya formasinya antara pekerja luar dan lokal ada yang mencapai 70:30 padahal daerah kabupaten kota lain sudah menggunakan skema 80:20 untuk lokal," tutur Rumimpunu.


Selain itu, siatem penerimaanya juga masih sarat nepotisne sebab orang lokal masuk dengan susah payah, sementara Naker dari luar masuk karena hubungan keluarga, relasi dan lain-lain.

"Naker lokal yang masuk kerja dengansusah payah masih kalah dengan yang karena ada koneksi orang dalam. Karir cepat, promosi cepat, makanya lambat bagi naker lokal berkembang.

Harusnyakan ada sistem yang jelas tegas yang mengatur memberikan kesempatan yang sama bagi Naker lokal agar bisa berkompetisi secara sehat dengan Naker lainnya dalam pengembangan karir, karena nepotisme dalam perusahaan ini tak terelakan," ungkap Rumimpunu.

Ia menambahkan, agar Ajang Job Fair jangan hanya  menjadi pencitraan Disnaker. Memang, dalam bursa kerja ini tidak di pungut biaya, namun Administrasi para pencari kerja membutuhkan biaya.

"Jadi mulai dari macam-macam syarat administrasi yang harua dipenuhi mengupakan biaya pribadi secara tidak langsung sudah membebani calon naker yang profitnya belum diketahui apakah akan diterima bekerja atau tidak.

Untuk itu, Disnaker dan dinas terkait harusnya mendata pekerja Lokal dan Non Lokal sehingga dalam penempatan kerja naker ini menjadi jelas bagi calon naker," tandasnya.

Diketahui Pameran Bursa Kerja (Job Fair) pertama di Sulawesi Utara sempat terhenti sekira dua tahun (karena pandemi Covid-19), telah dilaksanakan di Kabupaten Minahasa Utara.

Dan tersedia berbagai macam lowongan pekerjaan dalam dan luar negeri dengan berbagai latar belakang pendidikan yang akan dilaksanakan pada:
Hari / Tanggal : Rabu-Kamis, 29-30 Juni 2022
Tempat : Sutanraja Hotel - Watutumou
Pukul : 09.00 - 17.00 Wita dengan Pelaksana Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Minahasa Utara.(ai)