Sekretaris KUD Nomontang Tepis Isu Pencabutan Izin Usaha Pertambangan -->
Cari Berita

Advertisement

Sekretaris KUD Nomontang Tepis Isu Pencabutan Izin Usaha Pertambangan

Selasa, 14 Juni 2022

Lucky M Suwardjo


BOLTIM, Manadoinside.com – Isu pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Koprasi Unit Desa (KUD) Nomontang ternyata tidak benar.


Menanggapi gempuran opini yang diangkat oleh beberapa oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta di beritakan oleh media, Sekretaris KUD Nomontang Lucky M Suwardjo, angkat bicara.

"Kita harus melihat isi surat yang ada, sampai dengan saat ini secara fisik surat tersebut tidak ada. Dari pihak KUD sampai dengan saat ini belum tau persis itu pencabutan untuk menindak lanjuti rumor terserbut beberapa pengurus KUD berangkat ke Jakarta guna untuk mengkonfirmasi isu pencabutan izin, karena dalam surat itu tidak disebutkan, secara rinci hanya disebutkan kewajiban dan kegiatan lainnya jadi tidak disebutkan secara spesifikasi apa-apa yang menjadi sebab-sebab pencabutan dengan izin.

Nah, menyangkut pemberitaan yang ada, kami sangat menyesalkan. Bahwa apa yang telah diberitakan hanya berdasarkan opini, ” ucap Lucky.

Lanjutnya, berita-berita yang membuat opini dengan kegiatan-kegiatan KUD yang lalu-lalu yang menjadi sorotan mulai dari lingkungan. Nah, dari sisi situlah izin dari KUD di cabut. Padahal dari KUD Nomontang sendiri sampai saat ini belum ada yang di langgar.

"Secara teknis dari SDM bidang pertambangan dan pengamatan lingkungan dari DLH belum ada surat, baik itu teguran ke KUD tentang keterlambatan secara adminitratif maupun pengelolaan lingkungan.

Yang menjadi sorotan lalu kan sudah di selesaikan, kemudian sudah ada juga inpeksi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) baik itu Kabupaten maupun Provinsi. Sehingga, KUD merasa sampai saat ini tidak tahu.

Jadi untuk pengusaha-mengusaha yang ada di Desa Lanut, kami pihak KUD menghimbau tetap bekerja, sembari menunggu surat secara fisik dan konfirmasih dari pengurus KUD yang ke Jakarta untuk menindak lanjuti sejau mana kebenaran surat tersebut.
Kalau pun surat itu benar seperti apa yang di beritakan di beberapa media dimana izin KUD telah di cabut,  secara otomatis akan dihentikan berdasarkan surat yang nantinya kami turunkan dan serahkan kepada pengusaha-pengusaha.” jelas Sekretaris KUD Nomontang, Lucky.

Lebih lanjut dikatakan selaku sekretaris KUD Nomontang untuk oknum-oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sebaiknya memahami konteks dan teks apa yang diberitakan sehingga opini yang terbangun oleh pemberitaan bisa dipahami oleh masyarakat dan menjadi edukasi bagi kita semua.

“Jangan, opini-opini yang dibangun berdasarkan pemahaman mereka sendiri sehingga pada saat pemberitaan menguatkan opini mereka sendiri. Sehingga, apa yang berdampak oleh KUD saat ini hanya hasil pemikiran mereka," pungkasnya Lucky.(yudi)