Kajari Minut 'Pelototi' Aliran Dana Covid 19 TA 2021 -->
Cari Berita

Advertisement

Kajari Minut 'Pelototi' Aliran Dana Covid 19 TA 2021

Jumat, 29 Juli 2022

Yohanis Priyadi SH.MH


MINUT -- Silang pendapat pembahasan dana Covid 19 sekira Rp120 Milliar di pembahasan Pansus LPJ Tahun Anggaran (TA) 2021 yang telah diparipurnakan DPRD Minahasa Utara (Minut) baru-baru ini menarik perhatian Aparat Penegak Hukum (APH).


"Surat perintah tugas (Sprintug) sedang disiapkan di bagian Intel Kejari Minut. Kalau sprintug sudah keluar, kami akan memanggil pihak-pihak terkait mulai dari anggota Pansus dan pimpinan SKPD Pemkab yang ikut terlibat dalam pembahasan Pansus LPJ dana Covid 19 2021 untuk diminta klarifikasi," ujar Kajari Minut Yohanis Priyadi SH MH.

Pimpinan koorps Adhyaksa Minut ini menyatakan bahwa pihaknya perlu mengklarifikasi pemanfaatan dana Covid 19, karena memang menjadi bagian dari tanggung-jawab mereka.

"Pos dana yang digunakan dalam penanggulangan Covid 19 inikan lewat APBD, nah seyogyanya prosesnya harus sesuai dengan tahapan dan ketentuan aturan perundangan yang berlaku baik mulai dari penganggaran  pemanfaatan, hingga pertanggung-jawaban semuanya harus prosedural. Dan transparansi pemanfaatan anggaran itu bagian dari pertanggungjawaban publik di mata hukum," tandas Priyadi.

Diberitakan sebelumnya (baca: LPJ Dana Covid 19 TA 2021) antara ketua Pansus Jemmy Mekel dan anggota Pansus Edwin Nelwan tak senada. Padahal, Raperda Pansus LPJ Dana Covid 19 TA 2021 telah selesai dan naik status karena telah diparipurnakan dalam pembicaraan Tingkat II di DPRD Minut.

Edwin Nelwan menyorot transparansi dana Covid 19 karena merasa belum melakukan pembahasan anggaran Covid 19 karena belum didukung dengan dokumen resmi saat proses pembahasan masih di Pansus LPJ TA 2021 di DPRD Minut.

Namun begitu ketua Pansus Jemmy Mekel mengklarifikasi bahwa dana Covid 19, sudah sangat transparan dimana dokumen dana Covid 19 yang disorot telah dimasukkan ke Sekretariat DPRD Minut.

Sayangnya, usaha konfirmasi ke Sekretaris DPRD Yossy Kawengian yang di datangi di ruang kerjanya sedang tak berada ditempat bahkan upaya konfirmasi melalui HP selular via aplikasi What app tak direspon.(@i)