PILHUT: Balon Hukum Tua Pengurus Parpol Jangan Diloloskan -->
Cari Berita

Advertisement

PILHUT: Balon Hukum Tua Pengurus Parpol Jangan Diloloskan

Jumat, 02 September 2022

Jefry Pongajow

 

MINUT -- Memasuki masa sanggah terhadap bakal calon pemiihan Hukum Tua di Kabupaten Minahasa Utara, terhitung 2 hingga 5 September 2022, para kandidat mulai saling serang. 

Di desa Maumbi kecamatan Kalawat bakal calon Hukum Tua, Jefry Pongajow terang-terangan mendesak agar panitia Pilhut didesa Maumbi membatalkan salah satu rivalnya bakal calon hukum tua yang terindentifikasi adalah pengurus partai politik.

"Karena ini waktunya melakukan sanggahan, maka kami keberatan terhadap salah satu bakal calon di desa Maumbi yang masih tercatat sebagai pengurus partai untuk di loloskan menjadi calon hukum tua dalam Pilhut serentak 2022 di desa Maumbi ini karena yang bersangkutan kami ketahui persis adalah pengurus partai," ujar Jefry Pongajow.

Kalo, sapaan akrab Jefry Pieter Pongajow ini mengatakan, jika bakal calon yang bersangkutan mengatakan kalau dirinya telah mengundurkan diri, maka harus dibuktikan.

Bukan hanya sekedar surat pernyataan pribadi. Karena surat pernyataan pribadi semua orang boleh buat, tetapi dokumen dari partai harus diberikan yang menyatakan bahwa yang bersangkutan sudah mengundurkan diri.

" Pernyataan apapun akan dianggap resmi jika ada dokumen yang sah dari instansi atau intitusi terkait. Dalam hal ini partai politik yang bersangkutan. Karena saya tahu persis ada  SK makanya kami sanggah. karena ini waktu sanggahan sampai tanggal 5," pungkasnya.(@i)